Arti Kata "bukut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bukut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bukut

bu·kut, mem·bu·kut v 1 menutup; membungkus; 2 ki merahasiakan; mendiamkan (peristiwa, perkara, dsb);
pem·bu·kut n pembungkus; penutup

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bukut"

📝 Contoh Penggunaan kata "bukut" dalam Kalimat

1.Warga diharapkan membu·kut informasi tentang rencana pawai besar di kota agar tidak terjadi kekacauan.
2.Di ruang kerja, saya diminta untuk membu·kut laporan yang belum selesai agar tidak terlihat dalam keadaan tidak rapi.
3.Di rumah, ibu sering membu·kut makanan untuk hari berikutnya agar tidak menjadi tidak segar.
4.Pakar psikologi mengatakan bahwa anak-anak perlu membu·kut perasaan mereka sendiri agar tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak perlu.
5.Dalam proses pembuatan karya seni, seniman sering membu·kut ide awal agar tetap konsentrasi dalam menggambarkan tema yang diinginkan.

📚 Artikel terkait kata "bukut"

Mengenal Kata 'bukut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bukut" - Mengenali Makna dan Fungsi

Dalam bahasa Indonesia, kata "bukut" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Kata ini dapat diartikan sebagai tindakan menutup atau membungkus suatu benda atau tempat, serta merahasiakan atau mendiamkan suatu peristiwa atau perkara. Dalam konteks sejarah, kata "bukut" sering digunakan dalam kesenian dan sastra, seperti dalam puisi atau cerita rakyat.

Penggunaan Kata "bukut" dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata "bukut" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: - Ayah memakai bukut plastik untuk membungkus makanan ringan, sehingga tidak dapat dilihat oleh adik-adiknya. - Ibu memerintahkan adiknya untuk bukut perkara itu, agar tidak menyebarluaskan kabar yang tidak baik. - Penulis bukut cerita rakyat tersebut dengan bahasa yang indah dan penuh makna, sehingga pembaca dapat merasakan suasana yang lebih mendalam.

Relevansi Kata "bukut" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bukut" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan modern, kita sering menggunakan kata "bukut" untuk menggambarkan tindakan menutup atau membungkus suatu benda atau tempat. Contoh lainnya adalah ketika kita membungkus hadiah untuk orang yang dicintai, atau ketika kita menutup suatu ruangan untuk merahasiakan suatu peristiwa atau perkara. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bukut" juga sering digunakan dalam kesenian dan sastra, seperti dalam puisi atau cerita rakyat.