Arti Kata "purbani" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "purbani" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

purbani

pur·ba·ni n perbani

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "purbani"

📝 Contoh Penggunaan kata "purbani" dalam Kalimat

1.Seorang purbani dari daerah pedalaman datang ke ibukota untuk mencari pekerjaan.
2.purbani yang baru saja menyelesaikan studinya ingin melanjutkan kuliah di universitas negeri.
3.Dalam puisinya, sastrawan menggunakan konsep purbani untuk menggambarkan kehidupan pedesaan.
4.purbani yang telah lama tinggal di kota mulai merindukan kehidupan di desa kelahirannya.
5.Ketika dihadapkan pada tantangan ekonomi, masyarakat harus menjadi purbani sendiri untuk mencari nafkah.

📚 Artikel terkait kata "purbani"

Mengenal Kata 'purbani' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Purbani" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "purbani" seringkali muncul dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia. Secara umum, purbani merujuk pada orang yang tinggal di dalam atau di sekitar kota, terutama kota kuno atau yang memiliki nilai sejarah tinggi. Dalam konteks ini, kata purbani dapat memberikan kesan bahwa seseorang tersebut memiliki hubungan erat dengan kota tersebut, baik secara historis, sosial, atau bahkan spiritual. Dalam sejarah, purbani seringkali digunakan untuk menggambarkan penduduk yang tinggal di dekat situs suci atau tempat bersejarah. Misalnya, di kota-kota seperti Yogyakarta atau Magelang, purbani dapat merujuk pada warga yang tinggal di sekitar keraton atau candi-candi Buddha. Dalam kalimat yang lebih spesifik, "Masyarakat purbani di Yogyakarta sangat peduli dengan perayaan festival Budha, karena mereka merasa memiliki ikatan spiritual yang dalam dengan situs suci tersebut." Penggunaan kata purbani juga dapat ditemukan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang dapat mengatakan, "Saya adalah purbani asli Jakarta, jadi saya sangat suka berjalan-jalan di sekitar monumen Nasional." Atau, "Ketika saya ke Yogya, saya selalu mencari tempat makan purbani yang menyajikan hidangan khas Jawa." Dalam budaya Indonesia modern, kata purbani dapat memberikan nuansa yang unik dan khas. Misalnya, dalam konteks pariwisata, purbani dapat digunakan untuk menggambarkan pengalaman wisatawan yang berinteraksi dengan penduduk setempat dan mengenal lebih dekat dengan budaya dan sejarah kota tersebut. Dengan demikian, kata purbani dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya kita.