Arti Kata "basirah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "basirah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

basirah

ba·si·rah n pandangan yg sungguh-sungguh dng mata hati: lihatlah dng -- tanda-tanda kekuasaan Allah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "basirah"

📝 Contoh Penggunaan kata "basirah" dalam Kalimat

1.Dia mengajarkan anak-anaknya untuk melihat dunia dengan basirah, penuh kebijaksanaan.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang memiliki basirah akan lebih mudah menemukan solusi atas masalah.
3.Berdasarkan al-Qur'an, Nabi Muhammad memiliki basirah dalam menghadapi tantangan dari musuh.
4.Di sekolah, guru mengajarkan anak-anak untuk memiliki basirah dalam memahami konsep ilmu pengetahuan.
5.Melalui puisi, seorang penyair menggambarkan kehidupan dengan basirah, mengungkapkan perasaan dan pikiran orang-orang.

📚 Artikel terkait kata "basirah"

Mengenal Kata 'basirah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Basirah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "basirah" memiliki arti yang sangat dalam dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "basirah" didefinisikan sebagai pandangan yang sungguh-sungguh dengan mata hati. Konsep ini telah berkembang sejak zaman kuno, ketika orang-orang percaya bahwa mata hati dapat melihat kebenaran yang lebih dalam dari sekadar penglihatan fisik.

Sejarah kata "basirah" dapat dilacak dari zaman Islam, ketika orang-orang mencari cara untuk memahami kebenaran dan kekuasaan Allah. Mereka percaya bahwa dengan menggunakan mata hati, mereka dapat melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang tersembunyi di sekitar mereka. Dengan demikian, kata "basirah" menjadi simbol inspirasi dan motivasi bagi mereka untuk mencari kebenaran dan keadilan.

Kata "basirah" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan untuk melihat kebenaran dan keadilan dengan jelas. Contoh penggunaan kata "basirah" dapat dilihat dalam kalimat berikut:

Contoh 1: "Dia memiliki basirah yang tajam dalam melihat kebenaran dan keadilan di sekitar kita."

Contoh 2: "Kami perlu memiliki basirah untuk memahami kekuasaan Allah dan keadilan di dunia ini."

Contoh 3: "Dia memiliki basirah yang luar biasa dalam melihat potensi dan kekuatan diri sendiri."

Kata "basirah" bukan hanya menjadi inspirasi dan motivasi, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari kita. Dengan memiliki basirah, kita dapat melihat kebenaran dan keadilan dengan jelas, serta mencari keadilan dan kebenaran di dunia ini.