Arti Kata "bungking" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bungking" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bungking

bung·king a tertelungkup; tertiarap; terapung tertelungkup (mayat dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bungking"

📝 Contoh Penggunaan kata "bungking" dalam Kalimat

1.Mayat korban kecelakaan laut ditemukan bungking di pantai.
2.Pemahaman mengenai makna kata bungking diberikan dalam pengajaran bahasa Indonesia di sekolah.
3.Dalam film horor, sosok bungking di hutan menjadi simbol kekuatan gaib.
4.Ketika mengunjungi pantai, saya melihat mayat laki-laki bungking di tepi pasir.
5.Dalam konteks ilmiah, kata bungking digunakan untuk menggambarkan kondisi makhluk hidup yang terapung di air.

📚 Artikel terkait kata "bungking"

Mengenal Kata 'bungking' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bungking" - Makna dan Konteks

Kata "bungking" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang tertelungkup atau tertiarap. Namun, dalam konteks resmi, kata ini memiliki makna yang lebih luas. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "bungking" didefinisikan sebagai "tertelungkup; tertiarap; terapung tertelungkup (mayat dsb)". Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia.

Penggunaan Kata "bungking" dalam Konteks Sehari-Hari

Kata "bungking" seringkali digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan keadaan seseorang atau benda yang tertelungkup atau tertiarap. Misalnya, "Dia terjatuh dan menjadi bungking di atas tanah", atau "Mayat korban kecelakaan menjadi bungking di pinggir jalan". Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak menentu, seperti "Ekonomi negara ini menjadi bungking akibat krisis moneter".

Relevansi Kata "bungking" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bungking" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya kita, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil atau tidak menentu. Misalnya, ketika seseorang mengalami kegagalan atau kesulitan, kita seringkali mengatakan bahwa mereka menjadi "bungking" atau "tertalarap". Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak aman atau tidak nyaman, seperti "Jalan tersebut menjadi bungking akibat longsor".