Arti Kata "busik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "busik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

busik

bu·sik a burik-burik pd kaki atau tangan yg disebabkan kulit pecah-pecah (akibat panas matahari dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "busik"

📝 Contoh Penggunaan kata "busik" dalam Kalimat

1.Sore hari, kulit saya mengalami busik karena terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung.
2.Saya harus berhati-hati agar tidak mengalami busik lagi ketika berolahraga di lapangan.
3.Dokter menyatakan bahwa busik pada kaki pasien disebabkan oleh infeksi bakteri.
4.Pada musim panas, banyak orang mengalami busik karena kulit pecah-pecah akibat panas matahari.
5.Saya harus menggunakan krim obat untuk mengobati busik yang terjadi pada tangan saya.

📚 Artikel terkait kata "busik"

Mengenal Kata 'busik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Busik" - Pengertian dan Konteks

Kata "busik" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang pecah-pecah dan bersisik, biasanya terjadi pada kaki atau tangan. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti panas matahari, kelembaban ekstrem, atau bahkan reaksi kulit terhadap produk tertentu. Dalam konteks sejarah, kata "busik" telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak abad ke-19, menunjukkan bahwa kondisi kulit yang pecah-pecah sudah menjadi masalah umum di masyarakat pada saat itu. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami busik karena berbagai alasan. Misalnya, ketika kita berjalan-jalan di pantai atau beraktivitas di luar ruangan pada cuaca panas, kulit kita dapat menjadi kering dan pecah-pecah. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata "busik" dalam konteks yang alami: - Setelah berjalan-jalan di pantai, kulit kaki saya menjadi busik dan terasa perih. - Saya harus menggunakan pelembab untuk mengobati busik pada tangan saya yang disebabkan oleh reaksi kulit terhadap sabun. - Orang-orang yang bekerja di luar ruangan sering kali mengalami busik karena paparan sinar matahari langsung. Dalam budaya Indonesia modern, kata "busik" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam bahasa sehari-hari, kita sering mengatakan "kaki saya busik" atau "tangan saya busik" untuk menggambarkan kondisi kulit yang pecah-pecah. Selain itu, kata "busik" juga digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan kondisi kulit yang lebih serius, seperti eksim atau dermatitis. Dengan demikian, kata "busik" masih menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan kehidupan sehari-hari kita.