Arti Kata "buta politik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buta politik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buta politik

tidak tahu sedikit pun tentang politik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buta politik"

📝 Contoh Penggunaan kata "buta politik" dalam Kalimat

1.Mahasiswa yang buta politik seringkali tidak memahami isu-isu penting di masyarakat.
2.Dia tidak dapat memahami makna sebuah pidato politik karena dia buta politik.
3.Siswa yang buta politik sulit menyelesaikan tugas mata pelajaran sosiologi.
4.Pada masa transisi demokrasi, ada banyak warga yang buta politik dan tidak mengetahui hak mereka.
5.Dia mengaku buta politik, jadi dia tidak pernah memilih calon presiden.

📚 Artikel terkait kata "buta politik"

Mengenal Kata 'buta politik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "buta politik" - Menjelajahi Makna di Balik Istilah Ini

Apakah Itu "Buta Politik"?

Dalam konteks sosial dan politik, kata "buta politik" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki pengetahuan atau pemahaman yang cukup tentang dunia politik. Istilah ini muncul sebagai konsep yang relevan dalam era demokratisasi dan perubahan politik di Indonesia. Dalam praktiknya, seseorang yang buta politik seringkali tidak menyadari dampak yang besar dari keputusan-keputusan politik, baik pada dirinya sendiri maupun pada masyarakat sekitar. Hal ini dapat menyebabkan mereka menjadi korban dari kebijakan-kebijakan yang tidak terencana dengan baik.

Contoh Penggunaan Kata "buta politik" dalam Kalimat yang Alami

Penggunaan kata "buta politik" dapat dilihat dalam beberapa kalimat yang berbeda. Misalnya, "Dia sangat buta politik sehingga tidak menyadari bahwa pemerintah telah menaikkan harga BBM." Kalimat ini menggambarkan bagaimana seseorang yang buta politik tidak menyadari dampak dari keputusan pemerintah. "Dia buta politik, sehingga tidak dapat memahami mengapa para pemilih memilih calon yang tidak populer." Kalimat ini menunjukkan bagaimana seseorang yang buta politik tidak dapat memahami proses politik yang lebih dalam.

Relevansi Kata "buta politik" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "buta politik" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Indonesia. Dalam era demokratisasi, banyak orang yang masih buta politik dan tidak menyadari hak-hak mereka sebagai warga negara. Hal ini dapat menyebabkan mereka tidak dapat memanfaatkan hak-hak mereka secara maksimal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang politik, sehingga kita dapat menjadi warga negara yang lebih sadar dan peduli terhadap dunia politik.