Arti Kata "cacau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cacau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cacau

ca·cau a 1 lincah; selalu berpindah-pindah; 2 tidak tetap (tt pikiran, pendapat); 3 gugup (kebingungan); 4 sebentar-sebentar kawin (tt laki-laki); 5 banyak bicara, cerewet (tt orang); banyak, senang, atau sering berkicau (tt burung dsb);
men·ca·cau v 1 selalu berpindah-pindah; lincah; 2 tidak tetap (tt pikiran, pendapat); 3 berbicara dng gugup (kebingungan); 4 sebentar-sebentar kawin (tt laki-laki); 5 meracau; mengigau;
pen·ca·cau n 1 orang yg sering mengigau; 2 doa mantra atau azimat yg membuat orang lain lawan) menjadi bingung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cacau"

📝 Contoh Penggunaan kata "cacau" dalam Kalimat

1.Orang itu sangat mencacau pikirannya dan sulit untuk memutuskan apa yang harus dilakukan.
2.Seorang penulis mencacau ceritanya, berubah-ubah beberapa kali sebelum menyelesaikannya.
3.Di pasar, saya melihat seorang lelaki yang sedang mencacau perempuan yang berbeda-beda setiap hari.
4.Mahasiswa baru itu mencacau materi kuliah, sulit untuk memahami apa yang diajarkan oleh dosen.
5.Di hutan, burung yang mencacau membuat kebingungan bagi hewan lain yang mencoba menangkapnya.

📚 Artikel terkait kata "cacau"

Mengenal Kata 'cacau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cacau" - Mengenal Makna Baru dari Kata Lintas Budaya

Kata "cacau" mungkin sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang Indonesia. Namun, apakah kita sudah paham dengan makna sebenarnya dari kata ini? Dalam bahasa Indonesia, kata "cacau" memiliki makna yang sangat luas, mulai dari sifat lincang yang tidak tetap, hingga perilaku yang gugup atau banyak bicara. Kata "cacau" sendiri memiliki asal-usul yang tidak jelas, namun diyakini bahwa kata ini berasal dari bahasa Sunda atau Jawa. Di masa lalu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak stabil atau suka berpindah-pindah. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang banyak bicara atau cerewet. Cacau dalam Kalimat Berikut beberapa contoh penggunaan kata "cacau" dalam kalimat yang alami: - Dia selalu cacau, tidak stabil dalam pikirannya. - Ibu saya cacau, suka menggugup dan tidak sabar. - Ayah saya adalah orang yang cacau, suka banyak bicara dan cerewet. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cacau" masih sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat atau perilaku yang tidak stabil. Namun, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam bidang psikologi atau komunikasi. Relevansi Kata "cacau" dalam Budaya Indonesia Modern Dalam budaya Indonesia modern, kata "cacau" masih memiliki relevansi yang cukup tinggi. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan sebagai ejekan untuk menggambarkan seseorang yang tidak stabil atau suka berpindah-pindah. Namun, kata ini juga dapat digunakan sebagai bentuk apresiasi untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat atau perilaku yang unik dan menarik. Dalam kesimpulan, kata "cacau" adalah kata yang sangat luas dan dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Dari sifat lincang yang tidak tetap, hingga perilaku yang gugup atau banyak bicara, kata ini memiliki makna yang sangat kompleks. Dalam budaya Indonesia modern, kata "cacau" masih memiliki relevansi yang cukup tinggi, dan dapat digunakan sebagai bentuk apresiasi atau ejekan untuk menggambarkan seseorang yang unik dan menarik.