Arti Kata "elitis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "elitis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

elitis

eli·tis /élitis/ a 1 terpilih; terpandang (tt kelompok dl masyarakat); 2 berhubungan dng kelompok elite dl masyarakat: komunikasi merupakan syarat esensial bagi terciptanya prasyarat tumbuhnya kegiatan bersama yg terbuka, yg tidak bersifat --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "elitis"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "elitis" dalam Kalimat

1.Kebijakan pemerintah yang diskriminatif menghadapi kalangan elitis di masyarakat menimbulkan ketidakpercayaan.
2.Pendidikan elit di sekolah menengah umumnya menitikberatkan pada pengembangan kemampuan akademik.
3.Masyarakat elit memiliki akses yang lebih mudah untuk memperoleh informasi terkini melalui media sosial.
4.Komunikasi efektif antara pihak manajemen dan karyawan elitis sangat penting dalam meningkatkan produktivitas.
5.Kita harus berusaha untuk menghilangkan perbedaan sosial yang terjadi antara masyarakat elit dan non-elit.

πŸ“š Artikel terkait kata "elitis"

Mengenal Kata 'elitis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "elitis" - Membangun Hubungan yang Harmonis

Kata "elitis" memiliki makna yang kompleks dan dapat berbeda-beda tergantung konteksnya. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan kelompok orang yang terpandang dan berpengaruh dalam masyarakat, seperti elit politik, sosial, atau ekonomi. Historisnya, kata ini berasal dari bahasa Prancis, yaitu "Γ©lite", yang berarti "kelas teratas". Dalam konteks sosial, kelompok elitis seringkali dipandang sebagai pemimpin masyarakat yang memiliki pengaruh besar dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masyarakat. Mereka seringkali memiliki akses ke sumber daya dan informasi yang lebih luas, sehingga dapat mempengaruhi keputusan masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa kata elitis juga dapat memiliki konotasi negatif, yaitu sebagai kelompok yang terpisah dari masyarakat umum dan tidak peduli dengan kebutuhan mereka. Contohnya, "Komunikasi merupakan syarat esensial bagi terciptanya prasyarat tumbuhnya kegiatan bersama yang terbuka, yang tidak bersifat -- dengan ketentuan bahwa hanya kelompok elitis saja yang boleh berbicara." Dalam kalimat ini, kata elitis digunakan untuk menggambarkan kelompok yang memiliki hak istimewa untuk berbicara dan berpartisipasi dalam kegiatan bersama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata elitis juga dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan antara kelompok elit dan masyarakat umum. Misalnya, "Hubungan antara pemerintah dan masyarakat umum seringkali dipengaruhi oleh kelompok elitis yang memiliki pengaruh besar dalam mengambil keputusan." Dalam kalimat ini, kata elitis digunakan untuk menggambarkan kelompok yang memiliki pengaruh besar dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata elitis juga dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan antara kelompok elite dan masyarakat umum. Misalnya, "Kelompok elitis dalam masyarakat Indonesia seringkali dipandang sebagai pemimpin yang memiliki pengaruh besar dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masyarakat." Dalam kalimat ini, kata elitis digunakan untuk menggambarkan kelompok yang memiliki pengaruh besar dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masyarakat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata elitis memiliki makna yang kompleks dan dapat berbeda-beda tergantung konteksnya. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan antara kelompok elit dan masyarakat umum.