Arti Kata "caima" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "caima" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

caima

ca·i·ma n biarawati di kelenteng yg bertugas menyembahyangkan orang mati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "caima"

📝 Contoh Penggunaan kata "caima" dalam Kalimat

1.Dalam upacara persemayaman, seorang biarawati bertugas sebagai cai ma untuk melakukan ritual.
2.Sebagai cai ma, dia harus mengikuti aturan-aturan yang ketat dalam melakukan ritual.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang baru mengalami kehilangan sering mencari dukungan dari cai ma.
4.Dalam novel tersebut, tokoh utama mempercayai cai ma sebagai pelindungnya selama perjalanan spiritual.
5.Dalam agama Buddha, cai ma memiliki peran penting dalam melayani para bhikkhu dan umat.

📚 Artikel terkait kata "caima"

Mengenal Kata 'caima' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Caima": Biarawati yang Menghantarkan Nyawa

Pada zaman dahulu, peran caima sangat penting dalam kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia. Mereka adalah biarawati yang bertugas menyembahyangkan orang mati, membantu mereka dalam peralihan ke alam baka berikutnya. Dalam konteks historis, caima seringkali dihubungkan dengan tradisi keberkahan dan penghormatan pada leluhur. Kata Caima sendiri memiliki arti resmi "biarawati di kelenteng yang bertugas menyembahyangkan orang mati". Mereka memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat, membantu orang-orang untuk melewati proses peralihan ini dengan tenang dan damai. Dalam kalimat yang alami, contoh penggunaan kata caima antara lain: "Sebelum dimakamkan, keluarga memanggil caima untuk melakukan ritual penyembahyang", "Biarawati caima memimpin upacara penghormatan pada leluhur", atau "Kami berharap caima dapat membantu kami dalam peralihan ini". Dengan demikian, jelaslah bahwa caima memiliki peran sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, peran caima masih relevan hingga kini. Mereka membantu orang-orang dalam menghadapi kematian dengan lebih tenang dan damai. Selain itu, tradisi keberkahan dan penghormatan pada leluhur juga masih dipraktikkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, caima tetap menjadi bagian penting dari kehidupan budaya Indonesia modern.