Arti Kata "perih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perih

pe·rih a pedih: perut rasa -- krn belum makan;
me·me·rih·kan v menyusahkan; tidak menyenangkan: suara yg rawan itu ~ hati;
ke·pe·rih·an n 1 kepedihan; kesakitan: merintih menahan ~ perut; matanya ~ krn terkena tetesan air sabun; 2 perasaan tidak senang (tidak gembira dsb); kepahitan; kepedihan (perasaan): paman dapat merasakan ~ yg mencekam hati kemenakannya itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perih"

📝 Contoh Penggunaan kata "perih" dalam Kalimat

1.Ketika saya belum makan, perut saya merasa perih dan lapar.
2.Suara musik yang keras itu membuat perih di telinga saya.
3.Dia mengalami keperihan yang luar biasa setelah kehilangan orang yang dikasihinya.
4.Pekerjaan saya saat ini cukup perih karena jam kerja yang panjang dan tekanan yang besar.
5.Dia merasakan kepepeaan dan kepeprihan hati setelah mendengar kabar buruk tentang kemenangannya.

📚 Artikel terkait kata "perih"

Mengenal Kata 'perih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perih" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "perih" merupakan istilah yang sudah ada dalam bahasa Indonesia sejak lama, dengan makna yang terkait dengan perasaan tidak senang atau kesakitan. Dalam konteks historis, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman, seperti rasa lapar atau rasa tidak enak hati. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "perih" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, jika seseorang merasakan rasa lapar yang menusuk perut, mereka bisa mengatakan bahwa perut mereka sudah sangat **perih**. Atau, jika seseorang mendengar berita tentang kematiannya, mereka mungkin merasakan perasaan **perih** di hati mereka. Berikut beberapa contoh kalimat yang menggambarkan penggunaan kata "perih" dalam konteks yang berbeda: - "Saya sangat merasa **perih** karena belum makan sejak pagi tadi." - "Suara gema pembangunan itu sangat **perih** bagi telinga saya." - "Perasaan **perih** itu muncul ketika saya mendengar berita tentang kematian ayah saya." Kata "perih" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau tidak senang, seperti rasa lapar atau rasa tidak enak hati. Misalnya, jika seseorang merasakan perasaan **perih** ketika mereka harus menunggu lama untuk memulai proyek yang mereka cintai, mereka mungkin merasa bahwa perasaan itu sangat tidak nyaman dan menantang. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan penggunaan kata "perih" dalam konteks yang berbeda untuk menghindari kesalahpahaman dan meningkatkan komunikasi yang efektif.

Kata yang Mirip

perihal, perihelion