Arti Kata "carut" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "carut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
carut
1ca·rut a keji, kotor, cabul (tt perkataan);
-- capai ark carut-marut;
ca·rut-ma·rut n bermacam-macam perkataan yg keji;
ber·ca·rut v bercarut-carut;
ber·ca·rut-ca·rut v 1 mengeluarkan perkataan yg keji-keji; 2 memaki-maki (dng kata-kata yg kotor);
men·ca·rut-ca·rut v bercarut(-carut);
mem·per·ca·ruti v menghina orang dng kata-kata yg keji; memaki-maki;
pen·ca·rut n orang yg suka mencarut
2ca·rut n luka bekas goresan;
ca·rut-ma·rut n segala coreng-moreng (bekas goresan); goresan yg tidak keruan arahnya: muka korban penuh dng ~ dan berdarah
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "carut"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "carut"
📝 Contoh Penggunaan kata "carut" dalam Kalimat
1.Penggunaan kata "carut" dalam konteks formal: Orang tersebut diberhentikan dari pekerjaannya karena sifatnya yang carut marut dalam bertindak.
2.Kepribadian carut marut seringkali membuat orang sulit untuk dipercaya oleh masyarakat.
3.Penggunaan kata "carut" dalam konteks sehari-hari: Ibu tidak ingin mendengar carutan anaknya karena sudah cukup dewasa untuk berperilaku sopan.
4.Dia suka berbicara carut-carut dan membuat lawan bicaranya merasa tidak nyaman.
5.Penggunaan kata "carut" dalam konteks sastra: Dalam novel tersebut, tokoh utama digambarkan sebagai seseorang yang suka berbicara carut-carut dan membuat orang lain merasa kesal.