Arti Kata "cek putih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cek putih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cek putih

cek kosong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cek putih"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "cek putih" dalam Kalimat

1.Saya telah menyelesaikan tugas Anda. Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "cek putih":
2.Pada akhir bulan, saya menemukan cek putih di dalam dompet saya.
3.Bank mengembalikan cek putih kepada nasabah karena ada kesalahan dalam pengisian.
4.Mereka menemukan cek putih di antara kotoran yang berumpun di sudut ruangan.
5.Pembayaran tidak dapat dilakukan karena saya hanya memiliki cek putih.

πŸ“š Artikel terkait kata "cek putih"

Mengenal Kata 'cek putih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cek putih" - Makna yang Mengubah

Kata "cek putih" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi mungkin belum banyak orang yang mengetahui asal-usul dan maknanya. Secara resmi, kata "cek putih" memiliki makna yang sama dengan "cek kosong", yaitu tidak ada isinya. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "cek putih" juga dapat digunakan sebagai simbol kekosongan atau kehampaan. Asal-usul kata "cek putih" dapat ditelusuri hingga ke zaman kolonial Belanda di Indonesia. Pada masa itu, cek kosong sering digunakan sebagai simbol kekecewaan atau kekecewaan atas sesuatu. Dengan demikian, kata "cek putih" menjadi sinonim dengan kekosongan atau kehampaan. Penggunaan kata "cek putih" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat yang alami. Misalnya, "Saya telah menemukan cek putih di dalam dompetku" atau "Ia merasa kecewa karena tidak mendapatkan cek putih dari bosnya". Dalam kedua kalimat tersebut, kata "cek putih" digunakan untuk menunjukkan kekosongan atau kehampaan. Kata "cek putih" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita menemukan cek putih di dalam dompet kita, kita akan merasa kecewa atau kehilangan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "cek putih" dapat digunakan sebagai simbol kekecewaan atau kekecewaan atas sesuatu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata "cek putih" agar dapat menggunakan kata tersebut dengan tepat. Relevansi kata "cek putih" juga dapat dilihat dalam konteks ekonomi. Dalam dunia bisnis, cek kosong dapat menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami makna kata "cek putih" agar dapat menghindari kerugian tersebut.