Arti Kata "cekit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cekit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cekit

1ce·kit ark v, men·ce·kit v 1 mematuk; mencatuk: burung merpati sedang ~ makanan; 2 memegang dng ibu jari dan telunjuk; mencekak: ia ~ usus ayam itu; 3 mengambil sedikit-sedikit; 4 membagi sedikit-sedikit; mencatu: Pemerintah ~ makanan kpd para korban banjir di ibukota

2ce·kit kl, ber·ce·kit v bertengkar; berbantah; berkelahi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cekit"

📝 Contoh Penggunaan kata "cekit" dalam Kalimat

1.Burung merpati sedang mencetek makanan dari bumi.
2.Ibu mengajari anaknya bagaimana mencetek telur ayam dengan hati-hati.
3.Pengusaha mencetek keuntungan dari hasil penjualan produk mereka.
4.Pemerintah mencetek makanan kepada para korban bencana alam di desa tersebut.
5.Anak kecil mencetek mainan dengan gembira di taman bermain.

📚 Artikel terkait kata "cekit"

Mengenal Kata 'cekit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cekit" - Berbagi dan Menikmati Secara Langsung

Kata "cekit" memiliki makna yang unik dan beragam dalam Bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini berarti melakukan aksi mematuk, mencatuk, atau mengambil sedikit-sedikit. Dalam konteks historis, kata "cekit" digunakan sebagai bentuk singkatan dari frasa "cekit-cekik", yang bermakna membagi atau membagikan sesuatu secara langung. Dalam konteks sosial, kata "cekit" sering digunakan dalam situasi sosial yang santai, seperti saat berbagi makanan atau mengambil sedikit-sedikit dari sesuatu. Dalam konteks yang lebih umum, kata "cekit" sering digunakan dalam kalimat seperti: "Burung merpati sedang cekit makanan di tanah", "Ia cekit usus ayam itu", atau "Para korban banjir di ibukota menerima bantuan cekit makanan dari Pemerintah". Contoh kalimat lainnya adalah: "Dia cekit sedikit-sedikit dari potongan pizza yang besar", "Saya ingin cekit bunga mawar ini untuk sahabat saya", atau "Ibu cekit makanan untuk anak-anaknya dengan lembut". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cekit" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam situasi sosial yang santai, seperti saat berbagi makanan atau mengambil sedikit-sedikit dari sesuatu. Misalnya, saat berada di pasar tradisional, kita sering mendengar penjual makanan mengatakan "Silakan cekit makanan ini, ya!" atau "Saya ingin cekit sedikit-sedikit dari gula melaka ini". Dalam konteks ini, kata "cekit" menjadi bagian dari bahasa sehari-hari yang santai dan lembut. Dengan demikian, kata "cekit" memiliki makna yang unik dan beragam dalam Bahasa Indonesia. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan dalam situasi santai dan lembut, seperti saat berbagi makanan atau mengambil sedikit-sedikit dari sesuatu.