Arti Kata "cemplung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cemplung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cemplung

cem·plung v, men·cem·plung v masuk (terjun) ke air; mencebur; mencempung;
men·cem·plung·kan v memasukkan ke air (sungai dsb); menceburkan: dng riang anak-anak itu ~ beberapa butir nasi ke dl akuarium yg banyak ikannya;
ter·cem·plung v cak 1 tidak sengaja masuk (jatuh) ke dl air (sumur dsb): ember timba itu ~ ke dl sumur; krn lengah sepedanya ~ ke dl selokan; 2 ki terlibat dl suatu perkara (krisis, perdebatan, dsb) tanpa disengaja (disadari): meninggalnya Raja Faisal dapat mengakibatkan organisasi minyak Eropa ~ ke dalam suatu krisis;
pen·cem·plung·an n proses, cara, perbuatan mencemplungkan: ~ becak ke dl laut dimaksudkan untuk rumpon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cemplung"

📝 Contoh Penggunaan kata "cemplung" dalam Kalimat

1.Anak-anak itu mencemplung beberapa butir nasi ke dalam akuarium yang banyak ikannya.
2.Karena lengah, sepedanya tercemplung ke dalam selokan dan rusak parah.
3.Kematian Raja Faisal dapat mengakibatkan organisasi minyak Eropa tercemplung ke dalam suatu krisis.
4.Seorang pelari kecelakaan tercemplung ke dalam kolam renang saat berlari di sekitar arena.
5.Pengembangannya mencemplungkan becak ke dalam laut untuk digunakan sebagai rumpon kapal.

📚 Artikel terkait kata "cemplung"

Mengenal Kata 'cemplung' - Inspirasi dan Motivasi

Cemplung: Mengepakkan Makna Menjelang Air

Cemplung adalah kata yang memiliki makna yang kompleks, namun menarik. Dalam konteks sehari-hari, cemplung sering digunakan untuk menggambarkan aksi mencebur ke air atau mencemungkan sesuatu ke dalam air. Namun, di balik makna tersebut, cemplung memiliki sejarah yang panjang dan kompleks di dalam bahasa Indonesia.

Sejarah dan Makna Cemplung

Cemplung berasal dari kata dasar "cempung", yang berarti mencebur atau mencemungkan. Kata ini kemudian berkembang menjadi cemplung, yang memiliki makna yang lebih luas. Dalam konteks historis, cemplung digunakan untuk menggambarkan aksi mencebur ke air, seperti ketika seseorang terjun ke air untuk berenang atau mencari ikan. Namun, cemplung juga memiliki makna yang lebih abstrak, seperti ketika seseorang terlibat dalam suatu perkara tanpa disengaja.

Penggunaan Cemplung dalam Kehidupan Sehari-Hari

Cemplung sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks yang berkaitan dengan air. Misalnya, seseorang dapat berkata "Anak-anak itu cemplung beberapa butir nasi ke dalam akuarium" untuk menggambarkan aksi mencemungkan makanan ke dalam akuarium. Atau, seseorang dapat berkata "Sepedanya cemplung ke dalam selokan" untuk menggambarkan aksi terjun ke air tanpa sengaja.

Relevansi Cemplung dalam Budaya Indonesia Modern

Cemplung juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, cemplung sering digunakan untuk menggambarkan aksi yang tidak terduga atau tidak sengaja. Misalnya, ketika seseorang terlibat dalam suatu perkara tanpa disengaja, mereka dapat berkata "Kita cemplung ke dalam suatu krisis" untuk menggambarkan aksi tersebut. Dalam konteks ini, cemplung menjadi simbol aksi yang tidak terduga dan tidak sengaja. Dalam kesimpulan, cemplung merupakan kata yang kompleks dan menarik, yang memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna cemplung, kita dapat lebih memahami konteks dan aksi yang berkaitan dengan kata ini.