Arti Kata "cempor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cempor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cempor

cem·por Sd n lampu minyak yg tidak memakai semprong (biasanya dibuat dr kaleng bekas yg dilubangi untuk tempat sumbu)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cempor"

📝 Contoh Penggunaan kata "cempor" dalam Kalimat

1.Pada zaman dulu, cempor adalah sumber cahaya yang umum digunakan oleh warga desa.
2.Di sekolah, guru membahas tentang perbedaan antara cempor tradisional dan lampu minyak modern.
3.Pada pertengahan abad ke-20, cempor masih merupakan pilihan populer bagi banyak pengguna di pedesaan.
4.Karya sastra "Hari-Hari di Desa" kembali mengingatkan kita tentang kehidupan yang sederhana dengan cempor sebagai sumber cahaya.
5.Pengrajin tua masih menjual cempor bekas yang telah dilubangi untuk tempat sumbu lampu minyak.

📚 Artikel terkait kata "cempor"

Mengenal Kata 'cempor' - Inspirasi dan Motivasi

Cempor: Hiasan Lampu Minyak yang Unik

Kata cempor sering digunakan untuk menggambarkan suatu hiasan yang unik, terutama pada lampu minyak. Namun, apakah Anda tahu sejarah dan makna di balik kata cempor ini? Dalam bahasa Indonesia, cempor adalah kata yang digunakan untuk menyebut lampu minyak yang tidak memakai semprong, biasanya dibuat dari kaleng bekas yang dilubangi untuk tempat sumbu.

Dalam konteks historis, lampu minyak dengan cempor merupakan salah satu variasi lampu yang digunakan oleh masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan. Lampu minyak dengan cempor ini sering kali menjadi hiasan rumah, karena desainnya yang unik dan kreatif. Dengan demikian, kata cempor menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Contoh penggunaan kata cempor dalam kalimat yang alami adalah: "Dia membuat cempor dari kaleng bekas untuk lampu minyak di rumahnya." Atau, "Ia menghiasi cempor dengan kain warna-warni untuk menambahkan kesan estetika." Dengan demikian, kata cempor bukan hanya sebagai kata yang menerangkan, tetapi juga sebagai kata yang menggambarkan suatu keunikan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata cempor masih relevan, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dengan kemajuan teknologi, lampu minyak dengan cempor sudah tidak lagi digunakan sebagai sumber cahaya. Namun, konsep cempor tetap menjadi inspirasi bagi para desainer dan seniman untuk menciptakan karya yang unik dan kreatif.