Arti Kata "cencangan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cencangan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cencangan

cen.cang.an Nomina (kata benda) (daging dan sebagainya) yang sudah dicencang; hasil mencencang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cencangan"

📝 Contoh Penggunaan kata "cencangan" dalam Kalimat

1.Dalam proses pembuatan daging sate, daging sapi diiris tipis dan dijadikan cencangan yang siap dibakar.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, ibu saya selalu membuat cencangan dari daging sapi yang segar untuk makan malam keluarga.
3.Di pasar tradisional, penjual daging menawarkan cencangan ayam yang lezat dan segar untuk dijual.
4.Dalam kuliner khas Jawa, daging kambing dijadikan cencangan yang dibumbui dengan rempah-rempah untuk mendapatkan rasa yang enak.
5.Di dapur rumah tangga, cencangan sapi yang dibuat oleh ibu saya menjadi hidangan utama untuk makan pagi keluarga.

📚 Artikel terkait kata "cencangan"

Mengenal Kata 'cencangan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cencangan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cencangan" memiliki makna yang menarik dan unik dalam bahasa Indonesia. Kata ini diartikan sebagai **cencangan**, yaitu daging dan sebagainya yang sudah dicencang. Makna ini memiliki konteks historis yang terkait dengan proses mencencang, yaitu proses memotong atau membelah daging menjadi potongan-potongan kecil. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cencangan" sering digunakan dalam konteks makanan dan hidangan tradisional Indonesia. Cencangan adalah salah satu bahan makanan yang penting dalam banyak hidangan Indonesia. Contoh penggunaan kata "cencangan" dalam kalimat yang alami adalah: "Daging sapi yang sudah dicencang digunakan untuk membuat sate." atau "Cencangan sapi yang segar digunakan untuk membuat gudeg." Dalam konteks ini, kata "cencangan" memiliki makna yang spesifik dan terkait dengan proses memotong atau membelah daging. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cencangan" memiliki relevansi yang signifikan. Banyak restoran dan warung makan tradisional Indonesia menggunakan cencangan sebagai bahan utama dalam hidangan mereka. Selain itu, kata "cencangan" juga memiliki makna yang simbolis, yaitu keberanian dan kekuatan. Dalam budaya Indonesia, cencangan sering digunakan sebagai simbol keberanian dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup. Dalam kesimpulan, kata "cencangan" memiliki makna yang menarik dan unik dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteks historis kata "cencangan", kita dapat lebih memahami keberagaman dan kekayaan bahasa Indonesia.