Arti Kata "cingkat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cingkat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cingkat

cing·kat n buah kelapa yg masih amat muda; cengkir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cingkat"

📝 Contoh Penggunaan kata "cingkat" dalam Kalimat

1.Pengusaha menawarkan cingkat kelapa sebagai oleh-oleh kepada turis mancanegara.
2.Pada hari raya Idul Fitri, ibu membeli beberapa cingkat kelapa untuk dibuat es kelapa muda.
3.Di kantor, pekerja sedang membuka cingkat kelapa yang dibawa oleh temannya dari rumah.
4.Dalam puisinya, penyair menggambarkan keindahan pantai dengan cingkat kelapa yang tumbuh di pinggir pasir.
5.Guru membawa beberapa cingkat kelapa ke sekolah untuk dibuat sebagai bahan praktik kerja kelompok.

📚 Artikel terkait kata "cingkat"

Mengenal Kata 'cingkat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Cingkat: Buah Kelapa yang Menyimpan Kunci

Cingkat adalah salah satu jenis buah kelapa yang masih amat muda, seringkali digunakan sebagai cengkir atau minuman tradisional di Indonesia. Kata ini memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks historis dan sosial. Dalam bahasa daerah, cingkat seringkali dihubungkan dengan tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat. Dalam kehidupan sehari-hari, cingkat seringkali digunakan dalam berbagai kalimat. Misalnya, "Kami akan minum cingkat sebagai minuman tradisional saat hari raya tiba." Atau, "Cingkat adalah cengkir yang paling segar dan enak di pedesaan." Dalam kalimat-kalimat ini, cingkat tidak hanya digunakan sebagai jenis buah kelapa, tetapi juga sebagai simbol tradisi dan kebiasaan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, cingkat tetaplah relevan dan masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, di beberapa daerah, cingkat masih digunakan sebagai cengkir dalam acara-acara tradisional. Selain itu, cingkat juga seringkali digunakan sebagai bahan baku dalam industri makanan dan minuman. Dengan demikian, cingkat tidak hanya sebagai buah kelapa yang manis, tetapi juga sebagai simbol tradisi dan kebiasaan masyarakat yang masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, cingkat tetaplah sebagai bagian penting dari budaya Indonesia modern.