Arti Kata "dabik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dabik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dabik

da·bik Mk v, men·da·bik memukul;
~ dada menepuk dada (tanda berani, angkuh, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dabik"

📝 Contoh Penggunaan kata "dabik" dalam Kalimat

1.Dia menunjukkan sifat angkuh dengan mengibaskan janggutnya sambil mengatakan "saya sudah siap".
2.Dengan sifat dabik, dia tidak mau mendengarkan kritik dari rekan kerjanya.
3.Pada pertandingan sepak bola, pemain muda itu menunjukkan sifat dabik dengan mengibaskan kaki dan mengatakan "saya punya skill yang luar biasa".
4.Guru mengingatkan siswa agar tidak memiliki sifat dabik dan lebih terbuka menerima kritik dan saran dari orang lain.
5.Dalam budayanya, masyarakat menganggap sifat dabik sebagai simbol keberanian dan kekuatan.

📚 Artikel terkait kata "dabik"

Mengenal Kata 'dabik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dabik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "dabik" adalah salah satu kata yang penuh makna dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "dabik" adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan aksi mengepal-epal atau menepuk-nepuk seseorang, biasanya sebagai tanda berani atau angkuh. Dalam konteks historis, kata "dabik" digunakan oleh masyarakat Betawi sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi terhadap seseorang yang menunjukkan keberanian atau kekuatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dabik" sering digunakan sebagai tanda semangat atau motivasi. Misalnya, ketika seseorang berhasil menyelesaikan tugas yang sulit, orang lain mungkin akan mengucapkan "dabik" sebagai tanda apresiasi. Dalam beberapa kalimat, kita bisa melihat penggunaan kata "dabik" sebagai berikut: "Ketika dia berhasil menyelesaikan proyeknya, rekan-rekannya mengucapkan dabik sebagai tanda semangat." "Dia tidak mau menerima dabik dari temannya, karena dia merasa sudah cukup berani." Dalam budaya Indonesia modern, kata "dabik" masih digunakan sebagai bentuk motivasi dan apresiasi. Bahkan, beberapa orang menggunakan kata "dabik" sebagai tanda kebersamaan atau kekeluargaan. Misalnya, ketika seseorang berhasil memenangkan kompetisi, orang lain mungkin akan mengucapkan "dabik" sebagai tanda kebahagiaan dan kebersamaan. Dalam kesimpulan, kata "dabik" adalah kata yang penuh makna dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan konteks historis kata "dabik", kita bisa menggunakan kata ini dengan lebih bermakna dan efektif dalam kehidupan sehari-hari.