Arti Kata "deflorasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deflorasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deflorasi

def·lo·ra·si /déflorasi/ n perobekan selaput dara (pd saat persetubuhan, pemeriksaan vagina, manipulasi seksual)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deflorasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "deflorasi" dalam Kalimat

1.Kebakaran hutan di daerah tropis seringkali menyebabkan deflorasi habitat flora yang langka.
2.Pada tahun 1990-an, kasus deflorasi masih relatif jarang dibicarakan dalam media massa nasional.
3.Dalam sejarah peradaban, deflorasi seringkali terjadi sebagai konsekuensi dari perang dan kekerasan.
4.Pada konteks budaya, deflorasi seringkali dianggap sebagai kehinaan bagi sebuah keluarga.
5.deflorasi merupakan salah satu bentuk diskriminasi gender yang masih umum dijumpai dalam masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "deflorasi"

Mengenal Kata 'deflorasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata Deflorasi: Makna dan Konteksnya

Kata deflorasi seringkali menjadi topik yang sensitif dan tabu, terutama dalam konteks budaya Indonesia. Namun, penting untuk memahami makna dan konteksnya yang sebenarnya. Secara etimologis, deflorasi berasal dari bahasa Latin "deflorare," yang berarti "merobek" atau "menghilangkan selaput." Dalam konteks ini, deflorasi merujuk pada perobekan selaput dara, baik dalam persetubuhan, pemeriksaan vagina, atau manipulasi seksual lainnya. Dalam sejarah, konsep deflorasi memiliki makna yang lebih luas, terkait dengan kehilangan kesucian dan kehormatan perempuan. Dalam beberapa budaya, deflorasi dianggap sebagai tanda perubahan status sosial perempuan, dari perempuan muda yang belum menikah ke perempuan yang sudah menikah. Namun, dalam konteks modern, konsep deflorasi semakin terbatas pada makna literalnya, yaitu perobekan selaput dara. Berikut beberapa contoh penggunaan kata deflorasi dalam kalimat yang alami: - "Pertama kali melakukan hubungan seksual, dia mengalami deflorasi yang menyakitkan." - "Dokter melakukan pemeriksaan vagina untuk memastikan tidak ada luka deflorasi pada pasien." - "Dia mengaku tidak ingin perempuan yang ia cintai mengalami deflorasi sebelum menikah." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep deflorasi tetap menjadi topik yang sensitif dan kontroversial. Namun, penting untuk memahami bahwa deflorasi bukanlah hanya tentang perobekan selaput dara, tetapi juga tentang kebebasan dan pilihan individu. Dalam budaya Indonesia modern, perlu ada kesadaran dan pemahaman mengenai deflorasi sebagai bagian dari diskusi tentang seksualitas, kehormatan, dan kebebasan perempuan.