Arti Kata "degar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "degar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

degar

de·gar n tiruan bunyi petir, meriam, kayu dipukul, pintu didobrak, dsb;
-- degar merpati, pb perselisihan (antara suami istri) yg tidak menyebabkan renggang, melainkan justru merapatkan;
ber·de·gar-de·gar 1 v berbunyi degar-degar: ~ pintu gerbang itu ditendang orang; 2 a keras (cakapnya): cakapnya ~ menakutkan anak-anak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "degar"

📝 Contoh Penggunaan kata "degar" dalam Kalimat

1.Ketika petir menyambar, terdengar suara degar yang kuat dari langit.
2.Dalam film aksi, suara meriam dapat diidentifikasi sebagai suara degar yang keras.
3.Suara pintu dipukul membuatku merasa degar dan tidak nyaman.
4.Ketika pasangan suami istri memiliki perselisihan, suara berdegar-degar kadang tidak terdengar lagi, karena mereka telah menyelesaikan masalah.
5.Suara degar menakutkan anak-anak yang sedang bermain di depan pintu, karena suara itu terdengar keras dan aneh.

📚 Artikel terkait kata "degar"

Mengenal Kata 'degar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "degar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "degar" memiliki makna yang rumit dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin berkaitan dengan bunyi-bunyian alam atau suara-suara yang keras di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, kata degar dapat diartikan sebagai tiruan bunyi petir, meriam, kayu dipukul, pintu didobrak, dan sebagainya. Dalam konteks sosial, kata "degar" juga dapat memiliki makna yang berbeda. Misalnya, dalam konteks pernikahan, perselisihan antara suami dan istri yang tidak menyebabkan renggang, melainkan justru merapatkan dapat disebut sebagai perselisihan yang berbunyi "degar". Ini menunjukkan bahwa kata "degar" dapat memiliki makna yang positif dan memberikan inspirasi.

Contoh Penggunaan Kata "degar" dalam Kalimat

Kata "degar" dapat digunakan dalam kalimat-kalimat yang alami dan menarik. Contohnya, "Pintu gerbang itu ditendang orang berdegar-degar", atau "Suara petir itu terdengar sangat keras dan berdegar". Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "degar" dapat digunakan untuk menggambarkan suara-suara yang keras dan menakutkan.

Relevansi Kata "degar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "degar" dapat memiliki makna yang relevan dan menarik. Misalnya, dalam konteks percintaan, perselisihan yang tidak menyebabkan renggang, melainkan justru merapatkan dapat disebut sebagai perselisihan yang berbunyi "degar". Ini menunjukkan bahwa kata "degar" dapat memberikan inspirasi dan motivasi dalam hubungan romantis. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata "degar" juga dapat memiliki makna yang berbeda. Misalnya, dalam konteks kehidupan sehari-hari, suara-suara yang keras dan menakutkan dapat disebut sebagai suara yang berdegar. Ini menunjukkan bahwa kata "degar" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai hal yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "degar" memiliki makna yang kompleks dan berbeda-beda dalam konteks yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks dari kata "degar" agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif dalam berbagai situasi.