Arti Kata "densanak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "densanak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

densanak

den·sa·nak ? dansanak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "densanak"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "densanak" dalam Kalimat

1.Dalam konteks resmi, gubernur memberikan pidato kepada densanak di acara peringatan hari kemerdekaan.
2.Pak Guru menegur siswa itu karena tidak mengucapkan salam hormat kepada densanak sebelum memasuki ruang kelas.
3.densanak membuka acara pengajian di masjid umum dengan membaca bacaan Al-Qur'an.
4.Dalam budaya Jawa, densanak biasanya diharapkan dapat menjaga adat istiadat dan tradisi masyarakat.
5.Pengurus sekolah mengundang densanak untuk menghadiri konferensi guru tahunan dan membahas program pendidikan baru.

πŸ“š Artikel terkait kata "densanak"

Mengenal Kata 'densanak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "densanak" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata densanak memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu "dendeng yang telah menjadi lembek". Kata ini memiliki ketentuan tertentu dalam penggunaannya, seperti "denΒ·saΒ·nak" dengan tanda baca yang tepat. Dalam konteks historis dan sosial, kata densanak sering digunakan untuk menggambarkan dendeng yang telah menjadi tidak keras lagi, sehingga tidak dapat digunakan sebagai makanan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata densanak masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Saya tidak ingin makan densanak lagi karena rasanya sudah tidak enak." Dalam kalimat lain, seseorang mungkin berkata, "Densanak ini sudah tidak layak dimakan lagi karena sudah terlalu lembek." Dengan demikian, kata densanak tidak hanya digunakan dalam konteks makanan, tetapi juga dapat digunakan dalam konteks lainnya. Dalam budaya Indonesia modern, kata densanak masih memiliki relevansi yang cukup besar. Dalam beberapa kasus, kata densanak digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan sesuatu yang telah menjadi tidak kuat atau tidak layak lagi. Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Kontes itu sudah menjadi densanak, tidak lagi menarik perhatian." Dengan demikian, kata densanak masih dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan kualitas dan kekuatan dalam berbagai aspek kehidupan.