Arti Kata "glidik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "glidik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

glidik

gli·dik v bekerja sbg buruh, biasanya di pabrik gula atau kebun tebu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "glidik"

📝 Contoh Penggunaan kata "glidik" dalam Kalimat

1.Di pabrik gula, banyak pekerja yang bekerja sebagai glidik sepanjang hari.
2.Sejak kecil, dia pernah bekerja sebagai glidik di kebun tebu ayahnya.
3.Seorang glidik yang berpengalaman dapat mengenali gejala penyakit tanaman secara akurat.
4.Pada masa kolonial, pekerja glidik di kebun tebu sangat diperlukan untuk menghasilkan gula.
5.Di daerah pedesaan, banyak anak muda yang bekerja sebagai glidik untuk membantu keluarga.

📚 Artikel terkait kata "glidik"

Mengenal Kata 'glidik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "glidik" - Buruh yang Bekerja di Pabrik Gula

Kata "glidik" seringkali tidak terdengar lagi dalam percakapan sehari-hari. Namun, di masa lalu, kata ini memiliki makna yang signifikan dalam konteks sosial dan ekonomi. Secara resmi, kata glidik berarti bekerja sebagai buruh, biasanya di pabrik gula atau kebun tebu. Dalam sejarah, banyak pekerja di Indonesia yang bekerja sebagai glidik untuk menghasilkan gula dan tebu. Glidik: Sejarah dan Konteks Pekerjaan sebagai glidik biasanya dilakukan oleh seseorang yang tinggal di sekitar pabrik gula atau kebun tebu. Mereka biasanya bekerja keras untuk menghasilkan gula dan tebu yang akan dijual ke pasar. Pekerjaan ini memerlukan keahlian dan ketekunan, serta kemampuan untuk bekerja dalam tim. Dalam masa lalu, pekerjaan sebagai glidik dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang paling sulit dan berat di Indonesia. Contoh Penggunaan Kata "glidik" Berikut beberapa contoh penggunaan kata "glidik" dalam kalimat yang alami: * Ayah saya pernah bekerja sebagai glidik di pabrik gula di Jawa Tengah. * Bapak glidik di kebun tebu kami sangat keras dan selalu memotivasi kami untuk bekerja lebih keras. * Mereka adalah pekerja glidik yang sangat terampil dan dapat menghasilkan gula yang berkualitas. Relevansi Kata "glidik" dalam Kehidupan Sehari-hari Meskipun kata "glidik" tidak terdengar lagi dalam percakapan sehari-hari, namun kata ini masih relevan dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Pekerjaan sebagai glidik dianggap sebagai salah satu pekerjaan yang paling sulit dan berat di Indonesia, namun juga sebagai pekerjaan yang sangat penting dalam menghasilkan gula dan tebu. Oleh karena itu, kata "glidik" masih penting untuk diketahui dan dipahami dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia.