Arti Kata "deontologi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deontologi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deontologi

de·on·to·lo·gi /déontologi/ n ilmu mengenai kewajiban etis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deontologi"

📝 Contoh Penggunaan kata "deontologi" dalam Kalimat

1.Ilmu deontologi membantu menetapkan standar moral dalam masyarakat.
2.deontologi sangat relevan dalam pembentukan undang-undang yang adil dan proporsional.
3.Dalam filsafat, deontologi berfokus pada analisis kewajiban moral individu.
4.Seorang dokter harus memahami deontologi untuk menjalankan profesi dengan integritas.
5.deontologi menjadi landasan penting dalam pendidikan karakter anak muda.

📚 Artikel terkait kata "deontologi"

Mengenal Kata 'deontologi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "deontologi" - Ilmu Kewajiban Etis yang Membentuk Etos

Dalam dunia filosofi, terdapat ilmu yang mempelajari tentang kewajiban etis, yaitu deontologi. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "deon", yang berarti "yang wajib" atau "yang harus". Ilmu ini pertama kali dikembangkan oleh Immanuel Kant pada abad ke-18, dengan fokus pada prinsip-prinsip moral yang berlaku untuk semua manusia.

Sejarah dan Konteks Deontologi

Deontologi memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Ilmu ini berkembang dari filsafat Yunani kuno, yang memfokuskan pada konsep "dike" atau keadilan. Pada abad ke-18, Immanuel Kant mengembangkan teori deontologi yang berfokus pada prinsip-prinsip moral yang berlaku untuk semua manusia, tanpa memandang konteks atau hasil. Teori ini kemudian dikenal sebagai "deontologi kantian".

Penggunaan Deontologi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Deontologi memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam dunia bisnis, deontologi digunakan untuk menentukan prinsip-prinsip etis yang berlaku untuk semua perusahaan. Contoh lain, dalam dunia politik, deontologi digunakan untuk menentukan prinsip-prinsip moral yang berlaku untuk semua pemerintahan. Dalam konteks ini, deontologi menjadi penting untuk memastikan bahwa semua individu dan organisasi mengikuti prinsip-prinsip etis yang sama.

Relevansi Deontologi dalam Budaya Indonesia Modern

Deontologi memiliki relevansi yang besar dalam budaya Indonesia modern. Dalam era digital yang kita jalani sekarang, deontologi menjadi penting untuk menentukan prinsip-prinsip etis yang berlaku dalam berbagai aspek kehidupan, seperti media sosial, bisnis, dan politik. Dengan demikian, deontologi dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mengembangkan etos yang lebih baik dan menghormati prinsip-prinsip moral yang berlaku untuk semua.