Arti Kata "depap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "depap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

depap

de·pap n tiruan bunyi telempap yg dipukulkan ke meja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "depap"

📝 Contoh Penggunaan kata "depap" dalam Kalimat

1.Siswa bermain bersama di ruang kelas dengan bunyi depap yang menggema.
2.Di restoran, pelayan menanyakan apakah tamu ingin makanan yang dihiasi dengan bunyi depap.
3.Seniman menggunakan depap sebagai inspirasi dalam karya lukisnya yang khas.
4.Pada saat latihan fisik, instruktur memberikan instruksi dengan bunyi depap untuk meningkatkan konsentrasi.
5.Ketika bermain permainan tradisional, anak-anak sangat senang mendengar bunyi depap yang membangkitkan semangat bermain.

📚 Artikel terkait kata "depap"

Mengenal Kata 'depap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "depap" - Suara yang Menjadi Simbol Kerasnya Tangisan

Kata depap seringkali digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan tidak enak didengar. Secara etimologis, kata ini berasal dari bunyi telempap yang dipukulkan ke permukaan meja, sehingga menghasilkan suara yang keras dan berdengung. Dalam bahasa Indonesia, kata depap telah menjadi sinonim dengan suara yang tidak enak didengar, seperti tangisan yang keras atau suara yang membuat perasaan tidak nyaman. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata depap digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar. Misalnya, ketika seseorang menangis dengan keras, maka suara tangisannya dapat dibandingkan dengan depap yang keras. Contoh kalimat yang menggunakan kata depap adalah: "Suara tangisnya sangat keras, seperti depap yang dipukulkan ke meja." Kata depap juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia. Dalam beberapa kesempatan, kata depap digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan tidak enak didengar, seperti suara tangisan atau suara yang membuat perasaan tidak nyaman. Misalnya, ketika seseorang sedih atau marah, maka suara mereka dapat dibandingkan dengan depap yang keras. Dalam kesimpulan, kata depap adalah suara yang keras dan tidak enak didengar, yang sering digunakan untuk menggambarkan suara tangisan atau suara yang membuat perasaan tidak nyaman. Dengan demikian, kita dapat memahami lebih baik makna dan konteks dari kata depap dalam kehidupan sehari-hari.