Arti Kata "geblek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geblek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geblek

geb·lek a kas bodoh sekali; bebal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geblek"

📝 Contoh Penggunaan kata "geblek" dalam Kalimat

1.Dia mengatakan bahwa itu adalah geblek, tidak perlu dipikirkan lagi.
2.Orang yang mengatakan itu adalah geblek tidak perlu dihiraukan.
3.Dia tidak bisa melihat kebenaran, karena dia terlalu geblek untuk memahami.
4.Dalam percakapan sehari-hari, dia sering digambarkan sebagai orang yang geblek.
5.Dia dianggap geblek karena tidak bisa menyelesaikan masalah sederhana.

📚 Artikel terkait kata "geblek"

Mengenal Kata 'geblek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "geblek" - Inspirasi dan Motivasi

Kita sering mendengar kata-kata kasar dalam percakapan sehari-hari. Salah satunya adalah kata "geblek", yang memiliki arti resmi dalam bahasa Indonesia adalah 'geb·lek a kas bodoh sekali; bebal'. Kata ini sering digunakan dalam konteks yang kasar dan tidak sopan, namun perlu diingat bahwa penggunaan kata-kata kasar dapat memiliki dampak negatif bagi percakapan dan hubungan antara orang-orang.

Kata "geblek" dalam Konteks Historis dan Sosial

Kata "geblek" memiliki latar belakang yang kompleks dan terkait dengan penggunaan bahasa dalam masyarakat. Dalam konteks historis, kata ini mungkin digunakan sebagai cara untuk menghina atau mengejek seseorang yang dianggap bodoh atau bebal. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata-kata kasar dapat memiliki dampak negatif dan dapat menyebabkan konflik atau kesalahpahaman.

Contoh Penggunaan Kata "geblek" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "geblek" dalam kalimat yang alami: - "Dia tergolong geb·lek, tidak tahu apa-apa tentang dunia ini." - "Dia itu geb·lek, tidak bisa berpikir jernih." - "Dia perlu belajar lebih keras, tidak geb·lek seperti sekarang."

Penggunaan Kata "geblek" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "geblek" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks percakapan sehari-hari. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata-kata kasar dapat memiliki dampak negatif dan dapat menyebabkan konflik atau kesalahpahaman. Oleh karena itu, perlu diingat untuk menggunakan kata-kata yang sopan dan santun dalam percakapan sehari-hari.