Arti Kata "departementalisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "departementalisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

departementalisasi

de·par·te·men·ta·li·sa·si /departeméntalisasi/ n pembagian menjadi beberapa departemen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "departementalisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "departementalisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melaksanakan departementalisasi untuk memperbaiki efisiensi dalam mengelola keuangan negara.
2.Dalam proses reorganisasi, perusahaan memutuskan untuk melakukan departementalisasi untuk membedakan departemen pemasaran dan departemen keuangan.
3.Pembagian tugas dengan departementalisasi memungkinkan tim untuk bekerja lebih efisien dan efektif dalam proyek besar.
4.departementalisasi di universitas ini membuat masing-masing fakultas memiliki kebebasan lebih besar dalam mengatur kurikulumnya sendiri.
5.Dalam sistem pemerintahan desentralisasi, departementalisasi merupakan langkah penting untuk memberikan otonomi lebih besar pada pemerintahan daerah.

📚 Artikel terkait kata "departementalisasi"

Mengenal Kata 'departementalisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Departementalisasi" - Pembagian Sistem yang Efektif

Departementalisasi adalah proses pembagian sebuah organisasi atau sistem menjadi beberapa departemen yang berdiri sendiri. Dalam konteks historis, konsep ini muncul pada abad ke-19 ketika negara-negara Eropa mulai mengalami transformasi dari monarki absolut ke sistem pemerintahan demokratis. Dalam proses ini, pemerintah membagi tugas-tugasnya menjadi beberapa departemen yang lebih kecil dan lebih spesifik, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan lebih efektif. Dalam kehidupan sehari-hari, departementalisasi sering digunakan dalam konteks bisnis dan organisasi. Contoh sederhana adalah saat perusahaan membagi departemen penjualan, departemen produksi, dan departemen keuangan. Dengan demikian, setiap departemen dapat fokus pada tugas-tugasnya sendiri dan meningkatkan efisiensi kerja. Contoh kalimat yang menggunakan kata departementalisasi adalah: "Proses departementalisasi di perusahaan telah meningkatkan produktivitas kerja dan kualitas produk." Departementalisasi juga relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Contohnya, dalam sistem pemerintahan Indonesia, departementalisasi telah digunakan dalam pembagian kekuasaan antara pusat dan daerah. Dengan demikian, daerah-daerah dapat memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengambil keputusan dan meningkatkan kualitas layanan publik. Selain itu, departementalisasi juga dapat diterapkan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Dalam beberapa tahun terakhir, departementalisasi telah menjadi topik yang menarik dalam diskusi tentang efisiensi dan efektifitas dalam pemerintahan dan organisasi. Dengan memahami konsep departementalisasi, kita dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan meningkatkan kinerja organisasi.