Arti Kata "dera" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dera" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dera

de·ra kl n pukulan (dng rotan, cemeti, dsb) sbg hukuman;
men·de·ra v memukul (dng rotan, cemeti, dsb) sbg hukuman: ~ terpidana dng cambuk sepuluh kali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dera"

📝 Contoh Penggunaan kata "dera" dalam Kalimat

1.Pengadilan menghukum pelaku tindak pidana dengan dera sebanyak sepuluh kali.
2.Saat itu, dia menerima dera dari ayahnya karena melakukan kesalahan.
3.Dalam novel karya penulis terkenal, tokoh utama menderita dera dari laki-laki yang jahat.
4.Guru mengingatkan siswa bahwa dera bukanlah cara yang efektif dalam mendidik anak.
5.Di zaman dulu, dera seringkali digunakan sebagai cara menghukum anak yang tidak patuh.

📚 Artikel terkait kata "dera"

Mengenal Kata 'dera' - Inspirasi dan Motivasi

**Pengertian Dera: Hukuman yang Ditimpuk dengan Rotan atau Cemeti**

Pada awalnya, kata "dera" memiliki makna yang cukup ekstrem dan brutal. Dalam konteks sejarah, dera merupakan hukuman yang diberikan kepada orang yang telah melanggar aturan. Hukuman ini biasanya dilakukan dengan memukul korban menggunakan rotan atau cemeti sebagai alat. Praktek ini telah lama digunakan di beberapa negara, termasuk Indonesia, sebagai cara untuk mengatasi kejahatan dan pelanggaran hukum.

Contoh Penggunaan Kata Dera

Dalam beberapa kalimat, kata "dera" digunakan sebagai kata benda untuk menggambarkan hukuman fisik yang diberikan kepada orang yang telah melanggar aturan. Misalnya: - Pendidikan yang kasar itu membuatnya merasa dera yang berulang. - Hukuman dera yang diberikan kepada terpidana itu sangat berat. - Polisi berusaha menghindari dera yang berlebihan saat menangkap pelaku kejahatan.

Relevansi Kata Dera dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun praktek dera telah lama ditinggalkan, kata "dera" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan rasa sakit atau keadaan yang tidak nyaman. Misalnya: - Rasa sakit di perutnya membuatnya merasa dera yang tajam. - Keadaan cuaca yang buruk membuatnya merasa dera yang berat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "dera" juga digunakan dalam beberapa konteks untuk menggambarkan keadaan yang tidak nyaman atau sakit. Namun, perlu diingat bahwa praktek dera sebagai hukuman telah lama ditinggalkan dan tidak lagi digunakan sebagai cara untuk mengatasi kejahatan atau pelanggaran hukum.