Arti Kata "deregulasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "deregulasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

deregulasi

de·re·gu·la·si /dérégulasi/ n Ek kegiatan atau proses menghapuskan pembatasan dan peraturan: dl bidang ekspor telah diadakan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "deregulasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "deregulasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melakukan deregulasi untuk meningkatkan kemudahan berusaha.
2.deregulasi di bidang ekonomi telah membawa dampak positif bagi pertumbuhan industri.
3.Dalam konteks sehari-hari, deregulasi dapat berarti lebih fleksibel dalam mengatur jadwal.
4.Penghapusan regulasi dalam bidang perdagangan telah meningkatkan kemampuan negara untuk bersaing.
5.deregulasi di bidang pendidikan dapat memberikan kebebasan bagi institusi pendidikan untuk menentukan kurikulum.

📚 Artikel terkait kata "deregulasi"

Mengenal Kata 'deregulasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Deregulasi" - Transformasi Ekonomi dan Masyarakat

Deregulasi adalah istilah yang mulai berkembang pada akhir abad ke-20, yang merujuk pada proses penghapusan pembatasan dan peraturan dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, dan sosial. Dalam konteks ekonomi, deregulasi berarti menghilangkan pembatasan dan peraturan yang membatasi kegiatan bisnis dan industri, sehingga memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dan inovasi. Dalam beberapa dekade terakhir, deregulasi telah menjadi fenomena global, dengan banyak negara melakukan transformasi ekonomi dan politik untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi. Dalam prakteknya, deregulasi dapat dilihat dalam berbagai bidang. Contohnya, dalam bidang ekspor, pemerintah dapat menghapuskan pembatasan impor barang-barang tertentu atau mengurangi biaya ekspor untuk meningkatkan daya saing nasional. Contoh lainnya, dalam bidang perbankan, pemerintah dapat menghapuskan pembatasan jumlah pinjaman yang dapat diberikan oleh perbankan untuk meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. Deregulasi juga dapat dilihat dalam bidang industri, seperti penghapusan pembatasan jumlah perusahaan yang dapat beroperasi dalam bidang tertentu. Deregulasi memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia telah melakukan deregulasi dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, dan sosial. Deregulasi telah membantu meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional, serta meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. Namun, deregulasi juga dapat memiliki dampak negatif, seperti meningkatkan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan dan pengawasan yang efektif untuk menghindari dampak negatif dari deregulasi. Dengan demikian, deregulasi dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.