Arti Kata "dermatofitosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dermatofitosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dermatofitosis

der·ma·to·fi·to·sis /dérmatofitosis/ n Dok infeksi pd kulit (terutama kaki) yg disebabkan oleh jamur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dermatofitosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "dermatofitosis" dalam Kalimat

1.Dokter menempuh langkah preventif untuk mencegah penyebaran dermatofitosis di kalangan pasien di rumah sakit.
2.dermatofitosis sering kali dijumpai pada kaki orang-orang yang tidak menjaga kebersihan dengan baik.
3.Penelitian terkini mengungkap bahwa dermatofitosis memiliki hubungan yang erat dengan perubahan iklim.
4.Dalam beberapa kasus, dermatofitosis dapat menyebabkan peradangan pada kulit dan membuat korban merasa tidak nyaman.
5.Pasien yang menderita dermatofitosis diharapkan dapat mengikuti resep dokter untuk memulihkan kondisi kulitnya.

📚 Artikel terkait kata "dermatofitosis"

Mengenal Kata 'dermatofitosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dermatofitosis" - Penyakit Kulit yang Membuat Anda Was-was

Kata dermatofitosis seringkali disebutkan dalam konteks kulit yang terinfeksi penyakit. Dokter sering menemukan bahwa penyakit ini disebabkan oleh jamur, sehingga membuat kulit menjadi tidak nyaman dan menimbulkan rasa tidak enak. Dermatofitosis bukanlah penyakit yang baru ditemukan, tetapi telah ada selama beberapa dekade. Dalam penggunaannya sehari-hari, kata dermatofitosis sering digunakan dalam beberapa kalimat, seperti: "Saya harus mengobati dermatofitosis pada kakiku dengan obat-obatan khusus." atau "Saya sangat khawatir karena teman saya menderita dermatofitosis yang parah." Dalam kedua kalimat tersebut, kata dermatofitosis digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit yang terinfeksi oleh jamur. Kata dermatofitosis juga memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Di negara tropis seperti Indonesia, dermatofitosis seringkali menjadi masalah yang harus dihadapi oleh banyak orang, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan cuaca lembab dan berdebu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga kulit kita agar tetap sehat dan bebas dari infeksi.