Arti Kata "parasit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parasit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parasit

pa·ra·sit n 1 benalu; pasilan; 2 organisme yg hidup dan mengisap makanan dr organisme lain yg ditempelinya; 3 ki orang yg hidupnya menjadi beban (membebani) orang lain;
-- obligat parasit yg hanya dapat hidup sbg parasit sehingga sukar ditumbuhkan dl media buatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parasit"

📝 Contoh Penggunaan kata "parasit" dalam Kalimat

1.Benalu di pohon kelapa menjadi contoh parasit yang mengambil nutrisi dari tanaman.
2.Di komunitas, ada seorang yang selalu meminta uang dari temannya dengan alasan kebutuhan darurat, dia disebut parasit.
3.Pengelolaan sumber daya alam harus berhati-hati agar tidak menimbulkan parasit yang merusak ekosistem.
4.Dalam biologi, parasit adalah organisme yang hidup di dalam atau di atas inang dan mengisap nutrisinya.
5.Orang yang selalu bergantung pada orang lain untuk segala hal, mereka disebut parasit sosial yang mengganggu hubungan.

📚 Artikel terkait kata "parasit"

Mengenal Kata 'parasit' - Inspirasi dan Motivasi

Parasit: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Parasit merupakan kata yang memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Kata ini berasal dari kata Latin "parasitus," yang berarti "benalu" atau "pasilan." Dalam konteks biologi, parasit adalah organisme yang hidup dan mengisap makanan dari organisme lain yang ditempelinya. Namun, dalam konteks sosial, parasit juga dapat digunakan untuk menggambarkan orang yang hidupnya menjadi beban bagi orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata parasit sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia adalah parasit yang selalu meminta bantuan dari orang lain tanpa memberikan apapun." Atau, "Perusahaan itu beroperasi sebagai parasit yang mengisap keuntungan dari pasar tanpa memberikan nilai tambah." Dalam contoh-contoh ini, kata parasit digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang atau suatu entitas yang tidak produktif dan hanya mengisap keuntungan dari orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata parasit juga memiliki makna yang lebih luas. Parasit dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak menghargai hak orang lain dan hanya mengincar keuntungan tanpa bertanggung jawab. Dalam konteks ekonomi, parasit dapat digunakan untuk menggambarkan perusahaan yang tidak beroperasi dengan etika dan hanya mengisap keuntungan dari pasar tanpa memberikan nilai tambah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata parasit dalam bahasa Indonesia agar dapat digunakan dengan tepat dan efektif.