Arti Kata "diaken" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diaken" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diaken

di·a·ken n Kris pelayan gereja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diaken"

📝 Contoh Penggunaan kata "diaken" dalam Kalimat

1.Seorang diaken memimpin upacara pernikahan di gereja.
2.diaken gereja kami sangat dekat dengan komunitas setempat.
3.Dia ingin menjadi diaken untuk mengabulkan impiannya.
4.diaken yang baru diangkat menunjukkan kemampuan pelayanannya.
5.Sebagai diaken, beliau mendapat kepercayaan untuk mengurus keuangan gereja.

📚 Artikel terkait kata "diaken"

Mengenal Kata 'diaken' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diaken" - Pelayan Gereja yang Penuh Kasih

Dalam bahasa Indonesia, kata diaken memiliki makna yang khusus sebagai pelayan gereja. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, diakonos, yang artinya "pelayan". Sejarahnya, diaken merupakan orang yang dipilih oleh Gereja untuk membantu Uskup dan Imam dalam pengurusannya, terutama dalam tugas-tugas pastoral. Dalam konteks sosial, diaken dianggap sebagai orang yang penuh kasih dan pengasih karena tugasnya yang melibatkan penolong orang sakit, pengunjung yang terceraikan, dan pembantu dalam kegiatan keagamaan. Dalam keseharian, kata diaken sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Diaken di gereja kami sangat baik dalam membantu orang sakit"; "Ia bekerja sama dengan diaken untuk mengurus kegiatan keagamaan di komunitas"; atau "Diaken di sini sangat ramah dan menawarkan bantuan kepada kami". Dengan demikian, jelaslah bahwa diaken memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan keagamaan. Dalam kehidupan sehari-hari, diaken masih relevan dan sangat diperlukan. Di Indonesia, contohnya, diaken seringkali menjadi orang yang melayani masyarakat, terutama di pedesaan atau daerah yang kurang terjangkau oleh pelayanan publik. Mereka dapat membantu dalam berbagai hal, seperti pengiriman donasi, pengiriman obat-obatan, dan bahkan pengajian agama. Oleh karena itu, peran diaken dalam kehidupan keagamaan Indonesia sangatlah penting dan tidak dapat dipisahkan dari struktur organisasi Gereja.