Arti Kata "dikadang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dikadang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dikadang

di.ka.dang Verba (kata kerja) dikeringkan: terlampau dikadang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dikadang"

📝 Contoh Penggunaan kata "dikadang" dalam Kalimat

1.Pembicaraan mengenai demokrasi sering dikadang dilupakan dalam praktek politik sehari-hari.
2.Dalam teks sastra, tokoh utama sering dikadang menemukan kebenaran yang paling penting.
3.Karena terlampau dikadang, sistem pendidikan di negara ini harus dievaluasi dan diperbaiki.
4.Pengusaha muda sering mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan usahanya yang sering dikadang terlalu ambisius.
5.Dalam ilmu psikologi, peneliti sering dikadang menemukan hubungan yang kompleks antara faktor genetik dan lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "dikadang"

Mengenal Kata 'dikadang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dikadang": Makna, Konteks, dan Relevansi

Kata "dikadang" sering kali digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun apakah Anda sudah tahu makna sebenarnya dari kata ini? Dalam bahasa Indonesia, "dikadang" memiliki arti resmi "di.ka.dang" yang merupakan verba (kata kerja) dikeringkan: terlampau. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, terutama dalam budaya Indonesia.

Kata "Dikadang" dalam Konteks Sejarah

Dalam zaman dulu, kata "dikadang" digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terlampau atau terlalu banyak melakukan sesuatu. Contohnya, jika seseorang terlalu banyak minum air, maka mereka akan dikatakan "dikadang" oleh orang lain. Dalam konteks ini, kata "dikadang" memiliki makna yang negatif, yaitu menggambarkan kelebihan atau kebanyakan.

Penggunaan Kata "Dikadang" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "dikadang" dalam kalimat yang alami: - Saya terlalu banyak makan nasi, jadi saya **dikadang**. - Dia terlalu banyak bermain video game, jadi dia **dikadang**. - Saya terlalu banyak membaca buku, jadi saya **dikadang**. Dalam contoh-contoh di atas, kata "dikadang" digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terlampau atau terlalu banyak melakukan sesuatu.

Relevansi Kata "Dikadang" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "dikadang" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia. Bahkan, kata ini sering kali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan keadaan seseorang yang terlampau atau terlalu banyak melakukan sesuatu. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "dikadang" agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dalam percakapan sehari-hari.