Arti Kata "dilak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dilak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dilak

di·lak, men·di·lak Sd v melemparkan pandangan ke samping untuk menunjukkan rasa marah, tidak puas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dilak"

📝 Contoh Penggunaan kata "dilak" dalam Kalimat

1.Ia dilak kepada teman-temannya karena mereka tidak mendengarkan nasihatnya.
2.Dalam pertandingan sepak bola, pelatih dilak kepada pemain karena mereka tidak bermain dengan fokus.
3.Ayah dilak kepada anaknya karena dia tidak menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya.
4.Saat berbicara tentang politik, beberapa orang dilak kepada lawan debat mereka karena mereka tidak dapat menjawab pertanyaan.
5.Dalam film komedi, karakter dilak kepada temannya karena mereka tidak dapat menyelesaikan masalah mereka sendiri.

📚 Artikel terkait kata "dilak"

Mengenal Kata 'dilak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dilak" - Tanda Rasa Marah dan Tidak Puas

Kata "dilak" sering digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan rasa marah atau tidak puas. Dalam konteks historis, ekspresi ini sering diasosiasikan dengan perasaan tidak senang atau frustrasi. Menurut KBBI, kata "dilak" memiliki arti "melemparkan pandangan ke samping untuk menunjukkan rasa marah, tidak puas". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dilak" sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat "Dia dilak ketika tahu bahwa rencananya gagal". Dalam kalimat ini, kata "dilak" digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan rasa marah atau tidak puas karena rencananya gagal. Contoh lainnya adalah dalam kalimat "Dia dilak ketika mendengar kabar buruk tentang pekerjaannya". Dalam kalimat ini, kata "dilak" digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan rasa marah atau tidak puas karena mendengar kabar buruk tentang pekerjaannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dilak" memiliki relevansi yang signifikan karena sering digunakan untuk menggambarkan perasaan marah atau tidak puas. Dalam budaya Indonesia modern, kata "dilak" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang menunjukkan rasa marah atau tidak puas. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "dilak" agar dapat menggunakan kata ini dengan benar dan efektif.