Arti Kata "sado" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sado" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sado

1sa·do n kereta beroda dua yg ditarik oleh kuda; dokar; delman: satu-satunya kendaraan yg menghubungkan desa-desa itu hanyalah --;
ber·sa·do v naik sado

2sa·do, -- masokis a berkenaan dng sifat menyakiti pasangan sebelum melakukan hubungan seks

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sado"

📝 Contoh Penggunaan kata "sado" dalam Kalimat

1.Dalam desa tersebut, sado adalah satu-satunya kendaraan yang menghubungkan desa-desa itu.
2.Di musim hujan, sado menjadi sangat berat karena kotoran yang menempel di jalan.
3.Masyarakat desa memiliki kebiasaan naik sado setiap hari untuk berbelanja ke pasar.
4.Tidak ada jalur kereta api yang menghubungkan desa dengan kota, sehingga sado menjadi pilihan yang tepat.
5.Di tengah kota, sado berlalu-lalang dengan kuda yang berlari cepat di atasnya.

📚 Artikel terkait kata "sado"

Mengenal Kata 'sado' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sado" - Kendaraan Tradisional yang Menghubungkan Desa

Kata "sado" memiliki makna yang spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu sebuah kendaraan tradisional beroda dua yang ditarik oleh kuda. Dalam konteks sejarah, sado merupakan satu-satunya kendaraan yang menghubungkan desa-desa di pedalaman daerah tertentu. Kendaraan ini sangat penting dalam membantu masyarakat menghubungkan antar desa dan meningkatkan aksesibilitas. Dalam kehidupan sehari-hari, sado sering digunakan sebagai alat transportasi untuk mengangkut barang-barang dan warga desa. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "sado" dalam kalimat yang alami: "Mereka menggunakan sado untuk mengangkut hasil panen mereka ke pasar," atau "Dia menunggu sado datang untuk membawanya ke desa tetangga." Dengan demikian, sado menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di desa-desa tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, sado masih digunakan sebagai simbol kebudayaan dan tradisi. Kendaraan ini sering digunakan dalam acara-acara tradisional dan pameran budaya. Selain itu, sado juga menjadi inspirasi bagi para seniman dan budayawan untuk menciptakan karya-karya yang menggambarkan kehidupan desa dan tradisi yang masih ada hingga saat ini. Dengan demikian, sado tetap menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang masih relevan hingga saat ini.