Arti Kata "disunahkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "disunahkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

disunahkan

di.su.nah.kan Verba (kata kerja) dianjurkan mengerjakan(nya), (tetapi tidak diwajibkan); disunatkan: disunahkan salat berjamaah di masjid

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "disunahkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "disunahkan" dalam Kalimat

1.Dalam agama Islam, disunahkan untuk melakukan ibadah di masjid agar merasa lebih dekat dengan Tuhan.
2.Para ilmuwan menyarankan untuk melakukan eksperimen yang lebih sederhana sebelum melakukan pengujian yang lebih kompleks.
3.Pada umumnya, disunahkan untuk menggunakan alat pelindung diri saat bekerja di tempat yang berbahaya.
4.Dalam suatu kebudayaan, disunahkan untuk mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah memberikan bantuan.
5.Dalam proses belajar, guru disunahkan untuk memberikan contoh-contoh nyata untuk memperjelas konsep yang dipelajari.

📚 Artikel terkait kata "disunahkan"

Mengenal Kata 'disunahkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "disunahkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "disunahkan" memiliki makna yang kaya dalam Bahasa Indonesia, terutama dalam konteks agama dan budaya. Secara umum, kata ini digunakan untuk mengindikasikan bahwa sebuah tindakan atau praktek dianggap baik dan dianjurkan, meskipun tidak diwajibkan. Dalam sejarah, kata ini memiliki latar belakang yang kuat dalam tradisi Islam di Indonesia, terutama terkait dengan praktek salat dan kegiatan keagamaan lainnya. Dalam konteks sehari-hari, kata "disunahkan" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau kebiasaan yang dianggap baik dan bermanfaat. Contohnya, "salat berjamaah di masjid disunahkan" menunjukkan bahwa salat berjamaah di masjid dianggap baik dan dianjurkan, tetapi tidak diwajibkan. Contoh lainnya adalah, "mengunjungi orang tua disunahkan" yang menunjukkan bahwa mengunjungi orang tua dianggap baik dan bermanfaat bagi kesehatan mental dan emosional. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "disunahkan" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kebiasaan atau perilaku yang dianggap baik dan bermanfaat. Misalnya, "berbagi dengan orang lain disunahkan" menunjukkan bahwa berbagi dengan orang lain dianggap baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, kata "disunahkan" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk mengembangkan perilaku yang baik dan bermanfaat. Mengenal kata "disunahkan" dapat membantu kita memahami nilai-nilai yang dianggap baik dan bermanfaat dalam masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat menjadi acuan untuk mengembangkan perilaku yang positif dan bermanfaat.