Arti Kata "mempersampahkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mempersampahkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mempersampahkan

mem.per.sam.pah.kan Verba (kata kerja) Kiasan memperlakukan sebagai sampah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mempersampahkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mempersampahkan" dalam Kalimat

1.Pemimpin politik yang mempersampahkan rakyat dengan kata-kata manis dan janji-janji palsu.
2.Perilaku buruk seorang teman yang sering mempersampahkan kepercayaan orang lain membuatnya kehilangan banyak teman.
3.Seorang pekerja yang berpikiran kreatif tidak akan pernah mempersampahkan ide-ide baru dari rekan-rekannya.
4.Dalam konteks ekonomi, pemerintah mungkin perlu mempersampahkan aset negara yang tidak berguna untuk meningkatkan keuangan negara.
5.Banyak siswa yang mempersampahkan potensi dirinya karena tidak menemukan minat yang tepat di sekolah mereka.

📚 Artikel terkait kata "mempersampahkan"

Mengenal Kata 'mempersampahkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mempersampahkan" - Inspirasi dan Motivasi untuk Membangun Hidup yang Lebih Baik

Dalam bahasa Indonesia, kata "mempersampahkan" memiliki makna yang unik dan khas. Secara harfiah, kata ini berarti memperlakukan sesuatu sebagai sampah, tetapi secara lebih luas, ini mengacu pada perilaku meremehkan atau mengabaikan sesuatu yang berharga. Sejarah kata ini terkait dengan kebiasaan masyarakat Indonesia masa lalu yang sering kali menganggap hal-hal yang tidak berguna sebagai sampah, sehingga kata ini menjadi simbol perubahan paradigma dalam pandangan kita terhadap hal-hal yang berharga. **Mempersampahkan dalam Konteks Sehari-hari** Kata "mempersampahkan" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan perilaku seseorang yang meremehkan atau mengabaikan sesuatu yang berharga. Misalnya, "Dia mempersampahkan waktu saya dengan mengajak saya menonton film yang tidak menarik". Dalam kalimat ini, kata "mempersampahkan" mengacu pada perilaku seseorang yang tidak menghargai waktu orang lain. Contoh lainnya adalah, "Dia mempersampahkan uang saya dengan membeli barang yang tidak perlu". Dalam kalimat ini, kata "mempersampahkan" mengacu pada perilaku seseorang yang tidak menghargai uang orang lain. **Relevansi Kata "Mempersampahkan" dalam Kehidupan Sehari-hari** Kata "mempersampahkan" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari karena menggambarkan perilaku meremehkan atau mengabaikan sesuatu yang berharga. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak menghargai orang lain atau lingkungan sekitar. Misalnya, "Dia mempersampahkan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan". Dalam kalimat ini, kata "mempersampahkan" mengacu pada perilaku seseorang yang tidak menghargai lingkungan sekitar. Oleh karena itu, kita harus lebih bijak dalam menggunakan kata "mempersampahkan" dan memahami makna yang sesungguhnya di balik kata ini.