Arti Kata "doi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "doi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

doi

1doi kl n uang

2doi cak n pacar

3doi n cak ia (laki-laki)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "doi"

📝 Contoh Penggunaan kata "doi" dalam Kalimat

1.Pengajar mengharapkan mahasiswa membayar 1 doi kl untuk setiap semester.
2.Pembayaran 1 doi kilogram kayu dianggap sangat murah untuk proyek renovasi rumah.
3.Dia menyerahkan 1 doi kilogram beras kepada keluarganya yang sedang kesulitan.
4.Pengusaha membeli 1 doi ton biji kopi dari petani untuk diolah menjadi produk olahan.
5.Dalam perjanjian, mereka setuju untuk membayar 1 doi kilogram barang yang rusak kepada pelanggan.

📚 Artikel terkait kata "doi"

Mengenal Kata 'doi' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Penggunaan DOI dalam Bahasa Indonesia

DOI dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu "1 doi kl n uang" atau dalam konteks bahasa, nominal uang yang digunakan sebagai pengganti uang sungguhan. Istilah ini memiliki sejarah panjang dan terkait erat dengan tradisi dan budaya masyarakat Indonesia.

Sejarahnya, DOI muncul sebagai alternatif uang sungguhan dalam transaksi kecil di masyarakat. Dengan adanya DOI, orang-orang dapat melakukan transaksi tanpa harus menggunakan uang sungguhan, sehingga meningkatkan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Penggunaan DOI juga dapat membantu meningkatkan ekonomi mikro di masyarakat, terutama bagi pedagang kecil dan pengusaha yang tidak memiliki sumber daya keuangan yang cukup.

Contoh penggunaan DOI dalam kalimat yang alami adalah: "Saya mau membeli buku ini dengan DOI 500, bukan dengan uang sungguhan." Atau, "Dia memberikan DOI 1000 sebagai uang muka untuk membeli barang yang diinginkannya." Dengan demikian, DOI menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam transaksi kecil dan menengah.

DOI juga memiliki relevansi yang kuat dalam budaya Indonesia modern. Dalam banyak aspek kehidupan, seperti ekonomi, budaya, dan bahasa, DOI menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Dengan adanya DOI, orang-orang dapat berinteraksi dan bertransaksi dengan lebih mudah dan nyaman, sehingga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Dalam konteks ini, DOI bukan hanya sebagai pengganti uang sungguhan, tetapi juga sebagai simbol kemudahan dan kenyamanan dalam berinteraksi dengan orang lain.