Arti Kata "duduk bersimpuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "duduk bersimpuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

duduk bersimpuh

duduk dengan kedua belah kaki terlipat ke belakang untuk tumpuan badan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "duduk bersimpuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "duduk bersimpuh" dalam Kalimat

1.Di dalam ruang dewan, para tamu duduk bersimpuh menunggu pembukaan sidang.
2.Guru meminta siswa untuk duduk bersimpuh dan mendengarkan penjelasannya tentang pelajaran hari itu.
3.Selama pertemuan resmi, pejabat duduk bersimpuh dengan kedua belah kaki terlipat ke belakang.
4.Di dalam aula, mahasiswa duduk bersimpuh mendengarkan kuliah tamu yang sangat menarik.
5.Di dalam istana, para pejabat duduk bersimpuh untuk menerima kunjungan resmi dari negara tetangga.

📚 Artikel terkait kata "duduk bersimpuh"

Mengenal Kata 'duduk bersimpuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "duduk bersimpuh" - Inspirasi dan Motivasi

duduk bersimpuh adalah istilah yang sudah sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Jika kita berpikir sejenak, kita mungkin akan teringat dengan posisi tubuh yang tenang dan santai, dengan kedua belah kaki terlipat ke belakang sebagai tumpuan badan. Namun, apa makna sebenarnya di balik istilah ini? Sumber asalnya, dan bagaimana kita bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari? Dalam konteks historis, duduk bersimpuh seringkali terkait dengan kegiatan spiritual atau meditasi. Di Indonesia, misalnya, duduk bersimpuh sering dijumpai dalam konteks keagamaan, seperti saat seseorang sedang bermeditasi atau berdoa. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, konsep ini telah berkembang dan dapat ditemukan dalam berbagai konteks, termasuk dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat seseorang sedang menikmati suasana alam atau beristirahat. Dalam kalimat yang alami, kita bisa melihat penggunaan kata duduk bersimpuh dalam beberapa contoh berikut: "Saya memutuskan untuk duduk bersimpuh di tepi danau selama beberapa jam untuk menikmati keindahan alam." Atau, "Setelah melakukan olahraga, dia memilih untuk duduk bersimpuh di lantai dan beristirahat." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kita bisa melihat bagaimana kata duduk bersimpuh digunakan untuk menggambarkan posisi tubuh yang santai dan tenang. Dalam kehidupan sehari-hari, duduk bersimpuh dapat menjadi inspirasi untuk kita menikmati momen-momen kecil dalam hidup. Dengan duduk bersimpuh, kita dapat menikmati keindahan alam, menenangkan diri, atau bahkan bermeditasi. Di Indonesia, misalnya, duduk bersimpuh seringkali digunakan sebagai cara untuk menghilangkan stres dan meningkatkan kenyamanan. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata duduk bersimpuh tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup kita.