Arti Kata "duduk sengkil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "duduk sengkil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

duduk sengkil

duduk di jendela atau pintu untuk memperlihatkan diri (tentang perempuan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "duduk sengkil"

📝 Contoh Penggunaan kata "duduk sengkil" dalam Kalimat

1.Ia duduk sengkil di jendela sambil menunggu pacarnya datang.
2.Pada perayaan festival, para wanita duduk sengkil di depan rumah mereka untuk menampilkan kecantikan.
3.Ibu duduk sengkil di pintu, menanti anaknya pulang sekolah.
4.Dalam budaya kita, duduk sengkil dianggap tanda perempuan yang sudah menikah tetapi belum memiliki anak.
5.Para gadis duduk sengkil di halaman sekolah, menunggu para lelaki datang untuk melihat pertunjukan mereka.

📚 Artikel terkait kata "duduk sengkil"

Mengenal Kata 'duduk sengkil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Duduk Sengkil" - Inspirasi dan Motivasi Wanita Indonesia

Kata "duduk sengkil" adalah istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perilaku seorang perempuan yang duduk di jendela atau pintu untuk memperlihatkan diri. Makna umum dari kata ini adalah ekspresi kebebasan dan kegembiraan yang dialami oleh perempuan dalam mencari jodoh atau bahkan sekadar ingin diperhatikan. Dalam konteks historis, kata ini mungkin digunakan sebagai simbol perlawanan terhadap norma masyarakat yang konservatif. Namun, kata "duduk sengkil" juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu sebagai simbol kebebasan dan kekuatan perempuan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk wanita yang ingin mengekspresikan diri mereka sendiri dan tidak takut untuk menunjukkan kekuatan mereka. Dengan kata lain, "duduk sengkil" menjadi simbol perlawanan terhadap stigma dan stereotip yang dialami oleh perempuan dalam masyarakat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "duduk sengkil" dalam kalimat yang alami: - "Ibu saya duduk sengkil di jendela dan menanti-nanti kehadiran pacarku." - "Dia duduk sengkil di pintu dan menunjukkan kepadaku kalau dia sudah siap untuk menikah." - "Kita harus belajar dari ibu-ibu kita yang duduk sengkil dan mengekspresikan diri mereka sendiri." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "duduk sengkil" dapat digunakan sebagai motivasi untuk wanita yang ingin mengekspresikan diri mereka sendiri dan tidak takut untuk menunjukkan kekuatan mereka. Dengan kata lain, "duduk sengkil" menjadi simbol perlawanan terhadap stigma dan stereotip yang dialami oleh perempuan dalam masyarakat.