Arti Kata "duh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "duh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

duh

duh p kp aduh kata untuk menyatakan rasa sakit, keluhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "duh"

📝 Contoh Penggunaan kata "duh" dalam Kalimat

1.duh, sakitnya perutku terasa sangat mengganggu saat makan malam hari ini.
2.duh, aku tidak bisa melanjutkan pelajaran karena sakit kepala yang terus-menerus.
3.Seorang nenek mengucapkan dengan nada yang sedih, "duh, anakku, mengapa kamu tidak mau mendengarkan nasihatku?"
4.Dalam novel itu, tokoh utama mengeluarkan suara yang menunjukkan kesakitan dan kekecewaan dengan mengucapkan "duh" saat mendengar kabar buruk.
5.Pengajar mengatakan kepada murid, "duh, kamu harus lebih rajin belajar jika ingin meningkatkan nilaimu."

📚 Artikel terkait kata "duh"

Mengenal Kata 'duh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Duh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "duh" adalah salah satu kata yang paling umum digunakan dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini digunakan untuk menyatakan rasa sakit, keluhan, atau kekecewaan. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata "duh" sering digunakan dalam berbagai situasi untuk mengungkapkan perasaan yang kompleks.

Sejarah dan Konteks Kata "Duh"

Kata "duh" berasal dari bahasa Belanda, yaitu "dooch" atau "doen" yang berarti "kecewa" atau "sakit hati". Dalam bahasa Indonesia, kata ini mulai digunakan pada abad ke-19 dan menjadi semakin populer pada era 1990-an. Duh sering digunakan oleh anak muda untuk mengungkapkan perasaan mereka yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata biasa.

Penggunaan Kata "Duh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "duh" sering digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika seseorang tidak bisa masuk ke dalam tempat yang sibuk dan harus menunggu lama, mereka akan mengatakan "duh, aku harus menunggu lagi". Atau, ketika seseorang kehilangan uang atau barang berharga, mereka akan mengatakan "duh, aku telah kehilangan uangku". Duh juga sering digunakan dalam konteks hiburan, seperti film atau TV, untuk mengungkapkan perasaan kekecewaan atau kecewa.

Relevansi Kata "Duh" dalam Kebudayaan Indonesia Modern

Kata "duh" telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia modern. Duh sering digunakan dalam bahasa gaul, seperti di media sosial atau dalam percakapan sehari-hari. Duh juga digunakan sebagai simbol emosi yang kompleks dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata biasa. Dalam konteks ini, kata "duh" berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif untuk mengungkapkan perasaan dan emosi.

Kata yang Mirip

duha, duhai, duhe, duhu