Arti Kata "punggah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "punggah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

punggah

pung·gah v, me·mung·gah v membongkar (muatan kapal dsb): ~ kapal; ~ muatan;
pung·gah·an n 1 tempat membongkar muatan; 2 hasil membongkar muatan;
pe·mung·gah·an n proses, cara, perbuatan memunggah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "punggah"

📝 Contoh Penggunaan kata "punggah" dalam Kalimat

1.Pengawas pelabuhan memberhentikan kapal karena belum selesai proses pemunggahan.
2.Pemunggahan barang elektronik dilakukan secara hati-hati untuk menghindari kerusakan.
3.Di pelabuhan, terdapat area pemunggahan yang besar untuk menampung muatan kapal.
4.Tugas memunggah muatan kapal menjadi tanggung jawab yang sangat berat bagi awak kapal.
5.Dalam proses pengiriman barang, pemunggahan dan pemuatan harus dilakukan dengan hati-hati.

📚 Artikel terkait kata "punggah"

Mengenal Kata 'punggah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Punggah" - Membongkar Makna yang Tidak Biasa

Kata "punggah" mungkin tidak asing lagi bagi kita, terutama bagi mereka yang bekerja di industri logistik atau memiliki pengalaman dengan proses pengiriman barang. Namun, sebenarnya kata ini memiliki makna yang lebih luas dan kompleks. Dalam arti resmi, punggah berarti membongkar muatan kapal atau barang dari kapal. Proses ini penting untuk memastikan bahwa barang-barang yang dikirimkan ke daratan aman dan tidak rusak selama transportasi. Dalam sejarah, punggah memiliki makna yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan navigasi laut. Bahkan, pada masa lalu, punggah dianggap sebagai salah satu proses yang paling penting dalam pengiriman barang. Dengan demikian, punggah tidak hanya berarti membongkar muatan, tetapi juga melibatkan proses pengawasan dan pengelolaan barang yang lebih luas. Berikut beberapa contoh penggunaan kata punggah dalam kalimat yang alami: - "Punggah muatan kapal tersebut selesai, dan sekarang kita dapat memeriksa isi barang-barang yang dikirimkan." - "Proses punggah muatan kapal membutuhkan perhatian yang sangat teliti untuk memastikan keamanan dan keseluruhan barang." - "Punggahan muatan kapal di pelabuhan merupakan salah satu proses yang paling penting dalam industri logistik." Dalam kehidupan sehari-hari, punggah masih memiliki relevansi yang kuat, terutama dalam industri logistik dan perdagangan. Dengan kemajuan teknologi, proses punggah juga dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keamanan pengiriman barang.