Arti Kata "eksoftalmus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "eksoftalmus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

eksoftalmus

ek·sof·tal·mus /éksoftalmus/ ? eksoftalmos

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "eksoftalmus"

📝 Contoh Penggunaan kata "eksoftalmus" dalam Kalimat

1.Di klinik mata, pasien didiagnosis mengalami eksoftalmus sebagai gejala dari infeksi.
2.Dokter menyarankan pasien untuk mengikuti prosedur pengobatan eksoftalmus agar tidak memburuk.
3.Ketika memeriksa pasien dengan gejala eksoftalmus, dokter harus berhati-hati agar tidak menyebabkan cedera tambahan.
4.eksoftalmus adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan peradangan pada kornea mata.
5.Setelah mendapat diagnosis eksoftalmus, pasien harus konsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapat pengobatan yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "eksoftalmus"

Mengenal Kata 'eksoftalmus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "eksoftalmus" - Inspirasi dan Motivasi

Kata eksoftalmus, yang berasal dari bahasa Yunani, memiliki makna yang unik dan menarik. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi mata yang sensitif atau peka terhadap cahaya. Dalam jaman kuno, orang-orang percaya bahwa mata manusia memiliki kepekaan yang tinggi terhadap cahaya, sehingga mereka harus menggunakan pelindung mata untuk melindungi diri dari sinar matahari yang terlalu kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata eksoftalmus masih digunakan untuk menggambarkan kondisi mata yang sensitif atau peka. Misalnya, "Dia memiliki eksoftalmus yang parah, sehingga dia harus menggunakan kacamata pelindung mata ketika berada di luar ruangan." Atau, "Dia memiliki eksoftalmus yang ringan, sehingga dia hanya membutuhkan kacamata biasa untuk melindungi mata." Kata eksoftalmus juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam budaya Indonesia modern, banyak orang yang menggunakan kacamata pelindung mata sebagai simbol kebijaksanaan dan kepekaan. Mereka percaya bahwa mata manusia memiliki kepekaan yang tinggi terhadap cahaya, sehingga mereka harus menggunakan pelindung mata untuk melindungi diri dari sinar matahari yang terlalu kuat. Dengan demikian, kata eksoftalmus menjadi simbol kebijaksanaan dan kepekaan yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia modern.