Arti Kata "ekstraparlementer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekstraparlementer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekstraparlementer

eks·tra·par·le·men·ter /ékstraparleméntér/ a di luar parlemen, asal mula pembentukan partai politik berdasarkan prakarsa orang-orang yg berada di luar parlemen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekstraparlementer"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekstraparlementer" dalam Kalimat

1.Kerja sama ekstraparlementer antara organisasi masyarakat dan partai politik sangat penting.
2.Dalam sejarah Indonesia, gerakan ekstraparlementer telah berperan dalam perubahan sistem pemerintahan.
3.Partai politik yang muncul dari gerakan ekstraparlementer seringkali memiliki visi dan misi yang kuat.
4.Gerakan ekstraparlementer tidak hanya terbatas pada partai politik, tetapi juga mencakup organisasi masyarakat sipil.
5.Pengalaman belajar di luar kelas dan ekstraparlementer dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan interaktif.

📚 Artikel terkait kata "ekstraparlementer"

Mengenal Kata 'ekstraparlementer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekstraparlementer" - Inspirasi Politik Baru

Dalam dunia politik, terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan gerakan atau partai politik yang muncul di luar parlemen. Salah satu istilah tersebut adalah ekstraparlementer. Dalam arti resmi, ekstraparlementer berarti di luar parlemen, asal mula pembentukan partai politik berdasarkan prakarsa orang-orang yang berada di luar parlemen. Konsep ini muncul sebagai respons terhadap kekurangan atau kelemahan partai politik yang ada di parlemen. Dalam sejarah politik Indonesia, kata ekstraparlementer sering digunakan untuk menggambarkan partai-partai politik yang muncul sebagai alternatif terhadap partai-partai yang sudah ada di parlemen. Contohnya, partai-partai yang muncul sebagai gerakan massa, seperti Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dapat dikategorikan sebagai ekstraparlementer. Mereka muncul sebagai respons terhadap kekurangan partai-partai yang sudah ada di parlemen dan ingin memberikan alternatif baru untuk rakyat. Penggunaan kata ekstraparlementer dapat dilihat dalam beberapa kalimat yang alami. Contohnya, "Partai Gerindra muncul sebagai partai ekstraparlementer yang ingin memberikan alternatif baru untuk rakyat." Atau, "PKS adalah contoh partai ekstraparlementer yang muncul sebagai respons terhadap kelemahan partai-partai yang sudah ada di parlemen." Dalam kedua contoh tersebut, kata ekstraparlementer digunakan untuk menggambarkan partai-partai yang muncul di luar parlemen. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ekstraparlementer memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks politik, kata ekstraparlementer digunakan untuk menggambarkan partai-partai yang muncul sebagai alternatif terhadap partai-partai yang sudah ada di parlemen. Di sisi lain, kata ekstraparlementer juga digunakan dalam konteks sosial untuk menggambarkan gerakan atau kelompok yang muncul sebagai respons terhadap kekurangan atau kelemahan yang ada di masyarakat.