Arti Kata "ekuivalensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekuivalensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekuivalensi

eku·i·va·len·si /ékuivalénsi/ n 1 keadaan sebanding (senilai, seharga, sederajat, sama arti, sama banyak); keadaan sepadan; 2 Ling makna yg sangat berdekatan;
-- dinamis Ling kualitas terjemahan yg mengandung amanat naskah asli yg telah dialihkan sedemikian rupa dl bahasa sasaran sehingga tanggapan dr reseptor sama dng tanggapan reseptor thd amanat naskah asli

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekuivalensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekuivalensi" dalam Kalimat

1.Berikut lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "ekuivalensi":
2.Kualitas terjemahan itu dapat mencapai ekuivalensi dengan naskah asli.
3.Dalam sistem ekonomi pasar bebas, harga barang dan jasa memiliki ekuivalensi.
4.Sikap toleran dan kemampuan menyangkutkan adalah ekuivalensi dalam mencapai perdamaian.
5.Penelitian ini menunjukkan adanya ekuivalensi antara penggunaan alat kesehatan tradisional dan pengobatan modern.

📚 Artikel terkait kata "ekuivalensi"

Mengenal Kata 'ekuivalensi' - Inspirasi dan Motivasi

Ekuivalensi: Konsep yang Menghubungkan Makna dan Nilai

Pada dasarnya, kata ekuivalensi mengacu pada keadaan sebanding atau senilai antara dua hal. Dalam konteks sejarah, konsep ini berkembang dari filsafat Yunani kuno, di mana filsuf seperti Aristoteles dan Plato menggunakan istilah ini untuk menggambarkan hubungan antara konsep-konsep yang saling terkait. Dalam bahasa Indonesia, kata ekuivalensi mulai digunakan pada abad ke-19 sebagai bagian dari perkembangan bahasa nasional. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ekuivalensi sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara mata uang, satuan ukuran, atau nilai-nilai lainnya. Misalnya, "harga ekuivalensi" digunakan untuk menggambarkan nilai tukar mata uang asing dengan mata uang lokal. Atau, "satuan ekuivalensi" digunakan untuk menggambarkan ukuran yang sama antara dua satuan ukuran yang berbeda. Contoh-contoh penggunaan kata ekuivalensi dalam kalimat yang alami adalah: - "Harga ekuivalensi dolar AS dengan rupiah adalah Rp 14.000 per dolar." - "Satuan ekuivalensi kilogram dan gram adalah 1 kg = 1.000 gram." - "Nilai ekuivalensi dua konsep yang berbeda adalah sama dalam konteks ini." Kata ekuivalensi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam bidang ekonomi, kata ekuivalensi digunakan untuk menggambarkan hubungan antara mata uang dan nilai tukar. Dalam bidang ilmu pengetahuan, kata ekuivalensi digunakan untuk menggambarkan hubungan antara konsep-konsep yang saling terkait. Dalam budaya Indonesia, kata ekuivalensi digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai yang sama antara dua budaya yang berbeda. Dalam kesimpulan, kata ekuivalensi adalah konsep yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dengan memahami makna dan konteks historis dari kata ekuivalensi, kita dapat lebih baik mengerti hubungan antara dua hal yang berbeda.