Arti Kata "swadana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "swadana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

swadana

swa·da·na n dana sendiri: intensifikasi tambak -- di daerah itu mampu menghasilkan 2,5 ton udang per hektare

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "swadana"

📝 Contoh Penggunaan kata "swadana" dalam Kalimat

1.Pemerintah memutuskan untuk menggalang dana swadana untuk meningkatkan infrastruktur daerah.
2.Dalam konteks pendidikan, siswa diharapkan dapat mengelola dana swadana untuk kegiatan ekstrakurikuler.
3.Komunitas lokal mampu mengembangkan program swadana untuk meningkatkan kesejahteraan anggota masyarakat.
4.Dalam buku puisi terbitan tahun lalu, penulis menggunakan metafora swadana untuk menggambarkan kebebasan individu.
5.Pembangunan swadana di daerah itu telah meningkatkan produktivitas pertanian dan menumbuhkan ekonomi lokal.

📚 Artikel terkait kata "swadana"

Mengenal Kata 'swadana' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Swadana" - Kunci Sukses dalam Pengembangan Ekonomi Lokal

Kata "swadana" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks ekonomi dan pengembangan lokal. Konsep ini telah digunakan sejak lama, terutama dalam konteks pertanian dan perikanan. Dalam arti resmi, swadana adalah pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam secara mandiri dan intensif, sehingga meningkatkan produktivitas dan hasilnya. Dalam sejarah, swadana telah digunakan sebagai metode pengembangan ekonomi lokal yang efektif. Misalnya, di daerah-daerah tertentu, swadana telah digunakan untuk meningkatkan produksi udang dengan hasil yang sangat menguntungkan. Dengan menggunakan swadana, petani udang dapat meningkatkan hasilnya hingga 2,5 ton per hektare, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Kata swadana digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat "Pemerintah mendorong masyarakat untuk mengembangkan swadana dalam sektor pertanian dan perikanan", atau "Swadana di daerah ini telah meningkatkan hasil panen dan menguntungkan petani". Dengan kata lain, swadana adalah kunci sukses dalam pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing. Dalam kehidupan sehari-hari, swadana sangat relevan dan penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan mengembangkan swadana, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, serta meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, swadana harus menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintah dan strategi pengembangan ekonomi lokal.