Arti Kata "ekumenisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekumenisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekumenisme

eku·me·nis·me /ékuménisme/ n usaha untuk mendapatkan kembali persatuan penuh semua orang yg beriman Kristen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekumenisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekumenisme" dalam Kalimat

1.Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks telah berusaha mendirikan gerakan ekumenisme untuk memperkuat persatuan Kristen.
2.Gerakan ekumenisme telah menciptakan kesadaran akan pentingnya persatuan umat Kristen di seluruh dunia.
3.Guru agung kita mengajarkan kita untuk menghormati persatuan sebagai tujuan ekumenisme.
4.Pertemuan antargereja yang berlangsung beberapa tahun lalu merupakan contoh nyata dari gerakan ekumenisme.
5.Dalam konteks sehari-hari, ekumenisme dapat diartikan sebagai usaha bersama untuk mencapai tujuan yang sama.

📚 Artikel terkait kata "ekumenisme"

Mengenal Kata 'ekumenisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekumenisme" - Inspirasi dan Motivasi

Apa Itu Ekumenisme? Ekumenisme adalah konsep yang telah ada sejak abad ke-16, saat Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks dibagi menjadi dua aliran utama. Usaha untuk mendapatkan kembali persatuan penuh semua orang yang beriman Kristen, ekumenisme memiliki tujuan untuk menghilangkan perbedaan dan membangun kesadaran bahwa semua orang Kristen adalah bagian dari komunitas yang sama. Dalam praktiknya, ekumenisme melibatkan dialog antara berbagai denominasi Kristen untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran-ajaran dan tradisi-tradisi mereka. Contoh Penggunaan Kata Ekumenisme Ekumenisme telah berkembang menjadi gerakan yang melibatkan berbagai denominasi Kristen, termasuk Katolik, Ortodoks, Protestan, dan lain-lain. Contoh penggunaan kata ekumenisme dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Gerakan ekumenisme telah mendorong dialog antara Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran-ajaran mereka." "Ekumenisme telah menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan dalam pandangan agama di Indonesia." "Gerakan ekumenisme telah mendorong orang-orang untuk lebih menghargai perbedaan dan membangun kesadaran bahwa semua orang Kristen adalah bagian dari komunitas yang sama." Relevansi Ekumenisme dalam Kehidupan Sehari-Hari Ekumenisme memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjawab tantangan-tantangan global seperti perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan konflik-konflik etnis. Dalam konteks Indonesia, ekumenisme dapat membantu membangun kesadaran bahwa semua orang Kristen adalah bagian dari komunitas yang sama, dan bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk menghadapi tantangan-tantangan global bersama-sama. Dengan demikian, ekumenisme dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen kita sebagai orang Kristen.