Arti Kata "elegi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "elegi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

elegi

ele·gi /élégi/ n syair atau nyanyian yg mengandung ratapan dan ungkapan dukacita (khususnya pd peristiwa kematian)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "elegi"

📝 Contoh Penggunaan kata "elegi" dalam Kalimat

1.Di sekolah, siswa belajar tentang struktur dan unsur-unsur dalam puisi elegi. Suasana yang sedih dan penuh ratapan menghiasi syair elegi yang dibuat untuk mengenang sahabat yang meninggal. Pembacaan puisi elegi sebagai bagian dari upacara penghormatan untuk korban bencana alam.

📚 Artikel terkait kata "elegi"

Mengenal Kata 'elegi' - Inspirasi dan Motivasi

Elegi: Syair Duka dan Kenangan Abadi

Elegi merupakan suatu bentuk puisi yang memiliki makna yang mendalam dan penuh emosi. Dalam konteks historis, elegi biasanya digunakan sebagai bentuk penghargaan dan peringatan atas kematian seseorang yang dikasihi. Dalam bahasa Indonesia, kata elegi diartikan sebagai syair atau nyanyian yang mengandung ratapan dan ungkapan dukacita terhadap peristiwa kematian. Elegi dapat berbentuk puisi liris, puisi puisi prosa, atau bahkan musik yang ditujukan sebagai penghormatan terhadap orang yang telah pergi. Contoh-contoh penggunaan kata elegi dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa teks sastra Indonesia. Misalnya, dalam puisi "Elegi untuk Ayah" karya Chairil Anwar, penulis menggunakan kata elegi untuk mengungkapkan perasaan duka dan kehilangan atas kematian ayahnya. Selain itu, dalam novel "Elegi untuk Kecil" karya Mochtar Lubis, penulis menggunakan kata elegi untuk menggambarkan perasaan duka dan kesepian seorang gadis yang kehilangan orang tuanya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata elegi masih memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, pada saat-saat kehilangan atau kematian, banyak orang yang menggunakan kata elegi untuk mengungkapkan perasaan duka dan penghargaan terhadap orang yang telah pergi. Selain itu, dalam konteks budaya Indonesia modern, kata elegi juga digunakan dalam bentuk musik atau seni lainnya untuk menghargai dan mengingat peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.