Arti Kata "elipsis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "elipsis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

elipsis

elip·sis /élipsis/ n Ling tanda berupa tiga titik yg diapit spasi (...), menggambarkan kalimat yg terputus-putus atau menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yg dihilangkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "elipsis"

📝 Contoh Penggunaan kata "elipsis" dalam Kalimat

1.Dia mengatakan bahwa dia akan datang, tetapi saya tidak tahu kapan, karena dia tidak menjelaskannya secara spesifik.
2.Peneliti menemukan data yang menunjukkan bahwa penggunaan smartphone meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
3.Tesis dia tidak lengkap, ada bagian yang tertinggal, dan saya tidak yakin apa yang harus saya tanyakan.
4.Di tengah-tengah cerita, penulis menggunakan elipsis untuk menunjukkan bahwa cerita tersebut belum selesai.
5.Dosen mengatakan bahwa ada beberapa konsep yang belum dipahami sepenuhnya oleh siswa, sehingga perlu dilakukan ulasan lanjutan.

📚 Artikel terkait kata "elipsis"

Mengenal Kata 'elipsis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "elipsis" dalam Bahasa Indonesia

Kata elipsis merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "kesenjangan" atau "kekosongan". Dalam konteks bahasa Indonesia, elipsis digunakan sebagai tanda untuk menandakan bahwa ada bagian kalimat yang dihilangkan atau terputus-putus. Tanda ini terdiri dari tiga titik yang diapit oleh spasi, seperti (...). Dalam sejarah, penggunaan elipsis dalam bahasa Indonesia dapat dilihat pada abad ke-19, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses pengembangan. Pada saat itu, elipsis digunakan sebagai tanda untuk menandakan bahwa ada bagian kalimat yang dihilangkan untuk meningkatkan efek dramatis atau emosional. Dengan demikian, elipsis menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan perasaan atau emosi dalam kalimat. Contoh penggunaan elipsis dalam kalimat yang alami adalah: "Saya ingin pergi ke pasar, tapi aku tidak tahu apa yang harus aku beli (...)." atau "Ibu mengatakan bahwa aku harus pergi ke sekolah, tapi aku tidak ingin pergi (...)." Dalam kedua contoh tersebut, elipsis digunakan untuk menandakan bahwa ada bagian kalimat yang dihilangkan, sehingga pembaca dapat mengisi bagian tersebut dengan sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, elipsis memiliki relevansi yang besar dalam budaya Indonesia modern. Dalam komunikasi verbal, elipsis digunakan untuk mengungkapkan perasaan atau emosi dengan lebih efektif. Dalam komunikasi tertulis, elipsis digunakan untuk meningkatkan efek dramatis atau emosional dalam kalimat. Dengan demikian, elipsis menjadi salah satu cara untuk mengungkapkan diri dengan lebih efektif dalam berbagai konteks.