Arti Kata "ganjil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ganjil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ganjil

1gan·jil a gasal; tidak genap: lima adalah bilangan yg --;
meng·gan·jil·kan v menjadikan ganjil; menggasalkan;
keluar tak ~ , masuk tak menggenapkan (masuk tidak genap, keluar tidak ganjil), pb hal (orang) yg tidak terpandang sedikit juga dl masyarakat

2gan·jil a lain dp yg lain; tidak sebagaimana biasa; aneh; ajaib: bagi saya tidak ada yg -- , semuanya biasa saja; tingkah lakunya sangat --;
meng·gan·jil v 1 berbuat yg aneh-aneh (lain dp yg biasa); 2 menjadi ganjil atau aneh;
meng·gan·jil·kan v 1 menimbulkan anggapan ganjil (aneh): rupanya saja yg ~ , tetapi sebenarnya tidak; 2 menganggap ganjil (aneh): saya tidak ~ peristiwa itu, bagi saya hal spt itu sudah lumrah;
ke·gan·jil·an n keajaiban; keanehan; ketidaklaziman; ketidakwajaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ganjil"

📝 Contoh Penggunaan kata "ganjil" dalam Kalimat

1.Dalam permainan kartu, ada empat kartu ganjil yang dapat digunakan untuk mengalahkan lawan. Di beberapa budaya, orang yang memiliki sifat ganjil dianggap tidak terpandang oleh masyarakat. Bilangan ganjil sering digunakan sebagai contoh dalam pengajaran matematika tentang konsep genap dan ganjil. Pemain yang memiliki kartu ganjil harus keluar dari permainan untuk menghindari kekalahan.

📚 Artikel terkait kata "ganjil"

Mengenal Kata 'ganjil' - Inspirasi dan Motivasi

Ganjil: Pengertian dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Ganjil adalah kata yang memiliki makna yang kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini mengacu pada sesuatu yang tidak genap atau tidak seimbang. Sejarahnya, kata ganjil dipengaruhi oleh bahasa Belanda "oneven", yang berarti tidak genap. Dalam konteks historis, kata ganjil terkait dengan sistem bilangan yang digunakan masyarakat Indonesia. Bilangan ganjil seperti 1, 3, 5, dan seterusnya memiliki makna yang spesifik dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam sistem jalan, bilangan ganjil sering digunakan untuk mengidentifikasi arah lalu lintas. Berikut beberapa contoh penggunaan kata ganjil dalam kalimat yang alami: - "Rumah saya berada di jalan bilangan ganjil, jadi saya harus berhati-hati saat melintasi jalan." - "Dia mengemudi mobil pada arah bilangan ganjil, karena dia tidak ingin menimbulkan kemacetan." - "Saya tidak bisa membagi permen ini secara ganjil, karena saya ingin memastikan setiap orang mendapatkan bagian yang sama." Relevansi kata ganjil dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern sangatlah penting. Misalnya, dalam sistem transportasi, penggunaan bilangan ganjil digunakan untuk mengatur arah lalu lintas dan menghindari kemacetan. Selain itu, kata ganjil juga digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan sesuatu yang tidak genap atau tidak seimbang.