Arti Kata "emotif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "emotif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

emotif

emo·tif /émotif/ a 1 berkenaan dng (berhubungan dng) emosi; 2 bersifat menimbulkan (membangkitkan) emosi: tulisan (artikel, pidato, dsb) yg --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "emotif"

📝 Contoh Penggunaan kata "emotif" dalam Kalimat

1.Penulis novel tersebut sangat terkenal karena emosinya yang terkandung dalam setiap cerita yang ditulisnya.
2.Buku tersebut adalah contoh emosif yang sangat kuat, membuat pembaca merasa sedih dan berdampak pada suasana hati mereka.
3.Pemimpin yang emosif sering kali membuat keputusan yang tidak rasional dan berdampak pada kemampuan kepemimpinannya.
4.Pendidikan emosi sangat penting diterapkan di sekolah-sekolah agar anak-anak dapat mengembangkan kemampuan menghadapi berbagai situasi emosional dalam kehidupan sehari-hari.
5.Cinta yang emosif dapat membuat seseorang melakukan hal-hal yang tidak rasional dan berdampak pada kehidupan pribadinya.

📚 Artikel terkait kata "emotif"

Mengenal Kata 'emotif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Emotif" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "emotif" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Latin "emotus," yang berarti "dipengaruhi" atau "dimotong." Secara etimologis, kata "emotif" terkait dengan konsep emosi, yaitu perasaan atau kesan yang dialami oleh seseorang. Dalam konteks sosial, kata "emotif" sering digunakan untuk menggambarkan tulisan, pidato, atau karya seni yang dapat membangkitkan emosi pada pembaca atau pendengarnya. Contohnya, sebuah artikel berita yang emotif dapat membuat pembaca merasa empati dengan korban suatu bencana, sementara pidato yang emotif dapat membuat pendengar merasa tergerak hati. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "emotif" dalam kalimat yang alami: * Tulisan yang emotif dapat mempengaruhi pendapat pembaca. * Pidato yang emotif dapat membuat orang merasa tergerak. * Sastra emotif dapat membuat pembaca merasa empati dengan karakter. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "emotif" sangat relevan dengan budaya Indonesia modern. Dalam era digital, kita sering mendengar kata-kata yang emotif dalam berita atau artikel online. Bahkan, banyak konten yang diunggah di media sosial juga menggunakan strategi emotif untuk meningkatkan interaksi dengan pengguna. Dengan demikian, kata "emotif" bukan hanya penting dalam konteks akademis, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari kita.